Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Rencana Pembangunan Pujasera di Kawasan Alun-alun Tegal

Pemerintah Kota Tegal melakukan penandatanganan kerjasama pemanfaatan tanah milik Perusahaan Daerah Citra Mandiri Jawa Tengah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video  Rencana Pembangunan Pujasera di Kawasan Alun-alun Tegal.

Pemerintah Kota Tegal melakukan penandatanganan kerjasama pemanfaatan tanah milik Perusahaan Daerah Citra Mandiri Jawa Tengah (PD CMJT) yang berlokasi di area Alun-alun Kota Tegal.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Direktur Utama PD CMJT Agung Rochmadi di Kantor PD CMJT, Kota Semarang, pada Kamis (2/7/2020).

Tanah milik PT CMJT seluas 4.817 meter persegi tersebut, rencana akan dikelola oleh Pemkot Tegal sebagai pusat kuliner atau pujasera.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, kerjasama pemanfaatan lahan tersebut bersifat sewa.

Ia mengatakan, tanah yang terletak di Jalan Wahid Hasyim tersebut, akan menjadi pujasera di Kota Tegal.

Sepanjang Jalan Pancasila hingga kawasan Alun-alun Kota Tegal, tidak ada lagi pedagang kaki lima (PKL) berjualan di pinggir jalan.

Kemudian lahan tersebut juga akan digunakan sebagai tempat parkir kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor.

"Nantinya para PKL kami alihkan di pujasera. Juga untuk sebagai tempat parkir mobil dan motor. Jadi tidak ada lagi yang parkir di sepanjang area tersebut," kata Dedy Yon kepada tribunjateng.com.

Dedy Yon mengatakan, kapasitas pujasera nantinya bisa menampung sebanyak 500 pedagang.

Rencananya, lahan tersebut bisa mulai ditempati oleh pedagang mulai Agustus 2020.

Ia mengatakan, sebab pada Agustus, Alun-alun Kota Tegal mulai mengalami perbaikan.

"Ini Agustus akan mulai pembangunan Alun-alun dengan rumput sintetis. Disertai ornamen taman bunga dan flying deck. Nantinya untuk para pedagang kaki lima kami alihkan ke pujasera," jelasnya.

Sementara Dirut PT CMJT, Agung Rochmadi mengatakan, saat ini pihaknya hanya melangsungkan MoU terlebih dahulu.

Mengenai model perjanjian, pihaknya akan membahas lebih lanjut dengan Pemkot Tegal.

Begitu juga dengan waktu sewa, menurut Agung, pihaknya fleksibel saja.

"Nanti kita bahas lagi sesuai dengan ketentuan yang ada. Waktu kita fleksibel saja," kata Agung singkat. (fba)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved