Berita Regional
Warga Ketakutan, Dua Beruang Sudah Tiga Hari Berkeliaran di Permukiman
Warga Kampung (Desa) Sengkemang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau, dilanda ketakutan.
TRIBUNJATENG.COM, PEKANBARU - Warga Kampung (Desa) Sengkemang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau, dilanda ketakutan.
Dua ekor beruang (Helarctos malayanus) berkeliaran di permukiman.
Beruang tersebut memangsa ternak ayam milik warga.
• Mendadak Hujan di Jawa Tengah Dampak Fenomena Alam Aphelion? Ini Jawaban BMKG
• Pak RT Semarang Heran dengan Perempuan yang Ditangkap Densus 88, Awal Jual Sembako Hingga Buka Pijat
• Inilah Sosok DJ Patricia Schuldtz Kekasih Darma Anak Tommy Soeharto, Calon Keluarga Cendana
• Anggap Penanganan Covid-19 Proyek Memperkaya Dokter, Pasien Menolak Dinyatakan Positif dan Diisolasi
Kepala Bidang Wilayah II Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Heru Sutmantoro mengatakan, laporan konflik satwa beruang diterima pada Minggu (5/7/2020).
"Kami menerima laporan ada dua ekor beruang terdiri induk dan anaknya masuk ke permukiman warga di Kampung Sengkemang di Kabupaten Siak," ujar Heru kepada Kompas.com melalui keterangan tertulis, Senin (6/7/2020) malam.
Kejadian ini sudah ditindaklanjuti oleh BBKSDA Riau Resort Siak.
Tim berkoordinasi dan melakukan pengecekan ke lapangan dengan penghulu dan masyarakat Kampung Sengkemang.
Heru mengatakan, warga setempat mengaku sudah tiga hari induk dan anak beruang berkeliaran di permukiman.
Dua ekor beruang pertama kali muncul pada Kamis (2/7/2020) malam dan terakhir dilihat pada subuh di belakang rumah warga.
"Informasi dari warga, sudah tujuh ekor ternak ayam dimangsa beruang," sebut Heru.
Tim melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan bekas cakaran di kandang ayam dan di pohon manggis serta sarang (tempat tidur) di belakang salah satu rumah warga.
Terkait kemunculan hewan buas yang dilindungi pemerintah tersebut, tim mengimbau masyarakat untuk tidak panik.
Namun selalu berhati-hati serta menghubungi petugas jika beruang muncul kembali.
"Tim masih berkoordinasi dengan Penghulu Kampung Sengkemang dan akan mengupayakan pemasangan perangkap di lokasi kemunculan beruang," pungkas Heru. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "2 Beruang Berkeliaran di Permukiman Selama 3 Hari, Warga Ketakutan"
• Mabuk Berat hingga Tak Sadar, Sule Bangun dengan Tangan Berdarah: Gue Dijailin
• Sebelum Melahirkan Anak Kelima, Zaskia Adya Mecca Berantem dengan Orangtua hingga Tak Bicara 2 Pekan
• Cita Citata Batal Nikah gara-gara Orang Ketiga? Ini Jawabannya
• Bacaan Doa Nabi Muhammad SAW Setelah Sholat Subuh, Doa Memperoleh Ilmu yang Manfaat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bocah-ini-dihukum-ditinggal-sendirian-di-hutan-yang-banyak-beruangnya-akhirnya-hilang_20160530_195603.jpg)