Berita Nasional
Dokter Curhat ke Jokowi Sering Dapat Kecaman hingga Intimidasi dari Pasien Covid-19
Seorang dokter di Barito Selatan, Kalimantan Tengah, mengungkapkan kegelisahannya dalam menangani pasien virus corona Covid-19.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Erwin Kristianto, seorang dokter di Barito Selatan, Kalimantan Tengah, mengungkapkan kegelisahannya dalam menangani pasien virus corona Covid-19.
Dokter Erwin menyampaikannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal itu berlangsung saat Jokowi mengadakan konferensi digital dengan para dokter dalam kunjungannya ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2020).
• Mantan Suami Murka Herlina Tolak Berhubungan Intim Lalu Bakar Mantan Istri dan 3 Anak Sedang Tidur
• Viral Nama Dita Leni Ravia Asal Gunungkidul Jogja, Ini Arti dan Maknanya
• Nana Mirdad: Sekarang Aku Bisa Membayangkan Hancurnya Hati Orang-Orang yang Positif Covid-19
• Kisah Kalistru Momode, Anak Timor Leste yang Diambil Tentara Indonesia pada Masa Perang
Kepada Jokowi, Erwin mengaku pernah mendapat kecaman, stigma, hingga intimidasi dari pasien dan keluarga pasien Covid-19.
"Akhir-akhir ini kami tenaga medis kerap mendapat penolakan, kecaman, dan stigma negatif dari lingkungan keluarga pasien, bahkan pasien sendiri.
Terkadang intimidasi langsung dan tidak langsung saat menangani pasien di Kalimantan Tengah," kata Erwin melalui sambungan video conference kepada Jokowi, yang ditayangkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (9/7/2020).
Ia lantas meminta pemerintah memberikan perlindungan kepada tenaga medis saat bertugas menangani pasien.
Jokowi lalu menjawab keluhan Erwin.
Ia pun meminta polisi menindak tegas masyarakat yang mengintimidasi tenaga kesehatan.
"Saya minta Pak Kapolda yang berkaitan dengan baik tekanan dari eksternal maupun dari dalam agar semua tenaga medis, dokter, jajaran RS, perawat semua diberikan proteksi dengan baik.
Jangan sampai terjadi karena beliau-beliau di garis terdepan di penanganan ini," ujar Jokowi.
"Harus betul-betul dilindungi baik lewat medsos, baik langsung tugasi Polda, Polres memberikan proteksi bagi tenaga medis kita sebaik-baiknya.
Saya tegaskan bukan hanya di Kalimantan Tengah tapi juga di tanah air," lanjut Jokowi. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Curhat Seorang Dokter ke Jokowi, Distigma hingga Diintimidasi Keluarga Pasien Covid-19"
• Guru SD Ditemukan Tewas Telanjang dan Tangan Terikat dalam Ember, Pembunuhnya Remaja Tetangga Korban
• Vicky Prasetyo Tak Takut Putusan Hakim: Gue Lebih Takut Jadi Seorang Pecundang untuk Penegakan Hukum
• Rekam Pencabulan terhadap 305 Anak, Predator Seks Asal Prancis Sulap Kamar Hotel Jadi Studio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-dokter_20160819_132544.jpg)