Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Ketua DPRD Jateng Bambang Kribo Minta Tempat Pariwisata dan Pabrik Buka Ditinjau Lagi

Bambang Kusriyanto, Ketua DPRD Jawa Tengah meminta tempat pariwisata dan pabrik di Kabupaten Semarang yang buka untuk ditinjau lagi.

Tayang:
Tribun Jateng/ Akbar Hari Mukti
Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto, saat ditemui, Minggu (12/7/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Bambang Kusriyanto, Ketua DPRD Jawa Tengah meminta tempat pariwisata dan pabrik di Kabupaten Semarang yang buka untuk ditinjau lagi.

Terlebih apabila kasus positif corona di Kabupaten Semarang terus naik.

"Pembukaan tempat pariwisata itu ditinjau kembali. Dan harus dibatasi pembukaannya, jika ditemukan kenaikan kasus corona. Pabrik juga," jelasnya ditemui di Kabupaten Semarang, Minggu (12/7/2020) siang.

Ganjar Pranowo Marahi Bupati Brebes Ikut Gowes Massal dan Dangdutan: Ada Kades Lapor Saya

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Putra Ketiga Mbah Moen Gus Kamil Meninggal Dunia di RSUD Rembang

BREAKING NEWS: Putra Ketiga KH Maimoen Zubair Gus Kamil Wafat

Ketua KPU Diduga Selingkuh Langsung Diberhentikan: Tak Bisa Jaga Kehormatannya

Menurutnya pembatasan itu merupakan bagian dari upaya menekan penyebaran virus corona di Kabupaten Semarang.

Adapun hingga saat ini kasus corona di Kabupaten Semarang mencapai 152 kasus.

Dari jumlah tersebut delapan pasien dirawat, 64 orang menjalani isolasi, 66 orang sembuh, dan 14 orang meninggal.

"Karena menyelamatkan nyawa orang adalah hal utama. Saya kira peninjauan pabrik dan tempat pariwisata di Kabupaten Semarang yang dibuka adalah hal yang diperlukan," jelasnya.

Ia juga meminta pekerja pabrik serta pekerja dan pengunjung tempat pariwisata di Kabupaten Semarang harus menaati protokol kesehatan.

Di antaranya menggunakan masker, rajin cuci tangan, hingga cek suhu tubuh.

"Apabila protokol kesehatan dilanggar oleh pekerja atau pengunjung, sehingga menyebabkan kasus corona di Kabupaten Semarang naik, maka harus ditutup lagi," tegasnya.

Disinggung terkait rencana Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) di Semarang Raya, Bambang Kusriyanto meminta masyarakat menaatinya.

"Jika penyebaran corona belum berkurang, imbauan gubernur terkait PKM itu perlu dilakukan."

"Artinya jangan diartikan jika new normal lantas semuanya dilaksanakan oleh masyarakat," jelasnya.

Ia menilai hal tersebut merupakan upaya pengendalian agar kasus corona dapat ditekan, termasuk di Kabupaten Semarang.

"Agar warga positif corona tak bertambah, dan pemerintah bersama masyarakat sama sama menghentikan penyebaran corona," jelas dia.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved