Berita Jateng
Ketua DPRD Jateng Bambang Kribo Minta Tempat Pariwisata dan Pabrik Buka Ditinjau Lagi
Bambang Kusriyanto, Ketua DPRD Jawa Tengah meminta tempat pariwisata dan pabrik di Kabupaten Semarang yang buka untuk ditinjau lagi.
Penulis: akbar hari mukti | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Bambang Kusriyanto, Ketua DPRD Jawa Tengah meminta tempat pariwisata dan pabrik di Kabupaten Semarang yang buka untuk ditinjau lagi.
Terlebih apabila kasus positif corona di Kabupaten Semarang terus naik.
"Pembukaan tempat pariwisata itu ditinjau kembali. Dan harus dibatasi pembukaannya, jika ditemukan kenaikan kasus corona. Pabrik juga," jelasnya ditemui di Kabupaten Semarang, Minggu (12/7/2020) siang.
• Ganjar Pranowo Marahi Bupati Brebes Ikut Gowes Massal dan Dangdutan: Ada Kades Lapor Saya
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Putra Ketiga Mbah Moen Gus Kamil Meninggal Dunia di RSUD Rembang
• BREAKING NEWS: Putra Ketiga KH Maimoen Zubair Gus Kamil Wafat
• Ketua KPU Diduga Selingkuh Langsung Diberhentikan: Tak Bisa Jaga Kehormatannya
Menurutnya pembatasan itu merupakan bagian dari upaya menekan penyebaran virus corona di Kabupaten Semarang.
Adapun hingga saat ini kasus corona di Kabupaten Semarang mencapai 152 kasus.
Dari jumlah tersebut delapan pasien dirawat, 64 orang menjalani isolasi, 66 orang sembuh, dan 14 orang meninggal.
"Karena menyelamatkan nyawa orang adalah hal utama. Saya kira peninjauan pabrik dan tempat pariwisata di Kabupaten Semarang yang dibuka adalah hal yang diperlukan," jelasnya.
Ia juga meminta pekerja pabrik serta pekerja dan pengunjung tempat pariwisata di Kabupaten Semarang harus menaati protokol kesehatan.
Di antaranya menggunakan masker, rajin cuci tangan, hingga cek suhu tubuh.
"Apabila protokol kesehatan dilanggar oleh pekerja atau pengunjung, sehingga menyebabkan kasus corona di Kabupaten Semarang naik, maka harus ditutup lagi," tegasnya.
Disinggung terkait rencana Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) di Semarang Raya, Bambang Kusriyanto meminta masyarakat menaatinya.
"Jika penyebaran corona belum berkurang, imbauan gubernur terkait PKM itu perlu dilakukan."
"Artinya jangan diartikan jika new normal lantas semuanya dilaksanakan oleh masyarakat," jelasnya.
Ia menilai hal tersebut merupakan upaya pengendalian agar kasus corona dapat ditekan, termasuk di Kabupaten Semarang.
"Agar warga positif corona tak bertambah, dan pemerintah bersama masyarakat sama sama menghentikan penyebaran corona," jelas dia.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Dewi Pramuningsih, mengatakan hingga saat ini belum semua daya tarik wisata (DTW) di Kabupaten Semarang dibuka.
Beberapa tempat wisata yang mendapatkan rekomendasi dibuka, masih sebatas dalam tahap ujicoba.
"Ujicoba dilakukan dua tahap. Dimulai awal Juli ini selama dua minggu, dilanjutkan evaluasi dan ujicoba tahap dua selama dua minggu mulai pertengahan Juli," jelasnya.
Ia memaparkan standar ujicoba pembukaan DTW tersebut menggunakan protokol kesehatan.
Di antaranya pengecekan suhu badan, wajib menggunakan masker, pengunjung dibatasi 50 persen dari jumlah pengunjung harian sebelum masa pandemi corona, dan pembatasan pembukaan tempat wisata yakni pukul 08.00 sampai 16.00.
"Bila melanggar ketentuan yang diberikan, akan mendapatkan sanksi hingga pencabutan rekomendasi," papar dia.
Ada beberapa DTW yang saat ini mendapatkan rekomendasi buka. Di antaranya Saloka Park, Dusun Semilir, Umbul Sidomukti, Wisata Bunga Celosia Bandungan, hingga Candi Gedongsongo.
Jika tahapan ujicoba lancar, menurut Dewi pembukaan tempat wisata dimulai Agustus mendatang. (Ahm)
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Mantan Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Meninggal Karena Corona
• Kibarkan 1.000 Bendera PDIP, Sahabat Tuti N Roosdiono: Ini Loyalitas
• Pencari Pakan Kambing Kulon Progo Tewas Punggungnya Tertusuk Sabit Sendiri Pas Jatuh dari Pohon
• Wisata Normal Baru, Puluhan Bus Pariwisata Kabupaten Pekalongan Tour Keliling Wisata
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ketua-dprd-jateng-bambang-kusriyanto-1.jpg)