Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Rektor UPGRIS Berharap Guru Bisa Berinovasi

Pusat Pendidikan dan Humaniora Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menggelar Pelatihan Penin

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/MUHAMMAD SHOLEKAN
Wakil Rektor IV UPGRIS Ir Suwarno Widodo ketika menyampaikan materi, Kamis (9/7/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pusat Pendidikan dan Humaniora Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menggelar Pelatihan Peningkatan Profesionalisme Guru Abad 21, Kamis (9/7/2020) di Gedung pusat lantai 7.

Sebelum acara dimulai semua peserta wajib mengikuti protokol kesehatan seperti pengukuran suhu tubuh, menggunakan hand sanitizer, menggunakan face shield serta tempat duduk berjarak lebih dari 1 meter dari peserta lain.

Tema yang diangkat kegiatan tersebut adalah Mendesain Pembelajaran Masa Depan berbasis Technologycal, Pedagogical, Content Knowledge (TPACK).

Satu Keluarga di Salatiga Positif Covid-19, Suami Kerja di Semarang Tulari Istri Ibu dan Bayi

Jadwal MotoGP 2020 Bulan Juli, Valentino Rossi Gabung Tim Satelit Yamaha?

Harga Kapulaga Tembus Rp 250 Ribu Per Kilogram, Petani Banjarnegara Mendulang Untung

Bulan Madu ke Meksiko Saat Pandemi Covid-19, Pengantin Baru Ini Malah Terjebak di Maladewa

Peserta pelatihan tersebut diikuti Guru PAUD, SD, SMP, SMA/K di Kota Semarang dan beberapa daerah di Jawa Tengah (Kab Semarang, Kendal, Salatiga, Temanggung, Jepara, dan Blora).

Sebanyak 250 peserta yang mengikuti pelatihan ini, ada yang secara daring serta ada juga yang luring. Metode pelatihan ini menggunakan Blended Learning (memadukan antara tatap muka dan daring) berbasis Learning Management System (LMS).

Kegitan pelatihan kerjasama dengan Pusat Pendidikan dan Humaniora LPPM UPGRIS dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Semarang, serta Asosiasi Pendidik dan Pengembang Pendidikan Indonesia/APPPI Jawa Tengah.

Selain itu, merupakan program layanan pendidikan formal dan nonformal, kegiatan juga diselenggarakan dalam rangka dies natalis ke-39 UPGRIS

Rektor UPGRIS, Dr Muhdi dalam sambutanya menyampaikan, dengan pelatihan ini diharapkan guru dapat berinovasi.

“Guru diharapkan dapat merencanakan dan menyiapkan skenario pembelajaran yang tepat dalam membangun keterampilan berpikir kritis peserta didik," ungkapnya.

"Dengan tuntutan pemanfaatan teknologi (ICT), maka guru diharapkan akrab dengan berbagai aplikasi, coding serta literasi teknologi dalam membaca data sehingga dapat diterapkan dalam pembelajaran,” tambahnya.

Sebagai informasi, Kegiatan pelatihan guru tersebut diselenggarakan mulai 9-12 Juli 2020, dengan bobot 32 Jam Pelajaran (JP).

Narasumber yang hadir di antaranya Gunawan Saptogiri (Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Semarang), Ir Suwarno Widodo (WR 4 UPGRIS), Soleh Amin (Tim Penilai Penilaian Anhka Kredit/PAK Guru), Tri Sugiono (Kepala SDN Pandean Lamper 02 Kota Semarang-Fasilitator Guru PPG-Pemenang Lomba PTK-Finalis Lomba Penilisan Karya Ilmiah).

Selain itu, Dr Iin Purnamasar (Dosen UPGRIS-Kepala Pusat Pendidikan dan Humaniora LPPM UPGRIS), serta Dr Bagus Ardi Saputro (Dosen UPGRIS).

Sebelum dimulai Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyapa para peserta melalui sambungan aplikasi zoom.

Ita, sapaan akrabnya, menyambut baik kegiatan yang diadakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).

Kepala Pusat Pendidikan dan Humaniora LPPM UPGRIS, Dr Iin Purnamasari menyampaikan, latar belakang kegiatan pelatihan ini di antaranya perlu adanya penyiapan guru yang kompeten dalam mengembangkan pembelajaran di segala kondisi, termasuk masa pandemi.

“Pembelajaran yang diharapkan sesuai dengan tuntutan zaman sebagaimana dikenal dengan pembelajaran abad 21 yang bercirikan pada eksplorasi belajar.

Menurutnya, hal itu ditandai dengan adanya pemusatan aktivitas peserta didik berbasis teknologi.

"Yakni, memadukan dengan materi pembelajaran sebagai konten pengetahuan yang akan menjadi kebulatan konsep kompetensi yang diharapkan,” tandasnya. (kan)

Akreditasi Sekolah di Jateng Tetap Dijalankan di Tengah Pandemi Covid-19

Begini Cara Nonto Liga PB Djarum 2020 via Live Streaming

Saat Pacari Desta, Gisel Kaget Diminta Gantian Bayar Makanan

KPK Ungkap Modus Kepala Daerah Selewengkan Anggaran Covid-19 untuk Pilkada

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved