Berita Banyumas
Dana Insentif Tenaga Kesehatan di Banyumas Belum Turun
"Belum turun, memang ada panduannya, tapi belum turun," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Sadiyanto
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas memastikan dana insentif untuk tenaga medis yang terlibat dalam penanganan covid-19 di Kabupaten Banyumas belum turun.
Namun jika nantinya turun dana itu akan langsung masuk ke rekening masing-masing tenaga medis.
"Belum turun, memang ada panduannya, tapi belum turun," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Sadiyanto kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (14/7/2020).
Sadiyanto menambahkan ia belum tahu pasti jumlah tenaga medis yang diusulkan mendapatkan dana insentif tersebut.
Karena yang mengusulkan adalah masing-masing rumah sakit tempat tenaga medis itu bekerja.
Pihaknya telah menugaskan staf Dinkes Banyumas ke Jakarta menuju Kementerian Kesehatan.
Para staf itu ditugaskan untuk menanyakan kepastian pencairan dana insentif.
Dia memastikan pihaknya membantu Kementerian Kesehatan untuk melakukan verifikasi tenaga medis yang diusulkan untuk mendapatkan dana insentif.
Di Kabupaten Banyumas sendiri terdapat 10 rumah sakit yang menangani covid-19.
Ke-10 rumah sakit itu terdiri dari tiga rumah sakit milik pemerintah, satu rumah sakit milik TNI Angkatan Darat, dan enam rumah sakit swasta.
Sementara total tempat tidur yang tersedia untuk pasien covid-19 sebanyak 182 kamar.
"Kalau untuk tenaga medis di Puskesmas, kami yang mengusulkan," tambahnya.
Jumlah tenaga medis dari setiap rumah sakit atau Puskesmas yang diusulkan mendapatkan dana insentif berbeda-beda.
Karena mengacu jumlah kasus yang ditangani, baik yang positif covid-19 maupun pasien dalam pengawasan (PDP). (Tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-banyumas-sadiyantof.jpg)