Jumat, 12 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Solo

Banyak Petugas Sesak Nafas Usai Padamkan Kebakaran Toko Kimia Bratachem Solo

Sebuah toko kimia Bratachem yang berada di Jalan Dr Rajiman No 457 Kecamatan Laweyan Solo terbakar pada Rabu (15/7/2020) sekira pukul 18.30.

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Sejumlah petugas damkar saat mendapatkan pertolongan medis usai melakukan proses pendinginan, Rabu (15/7/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sebuah toko kimia Bratachem yang berada di Jalan Dr Rajiman No 457 Kecamatan Laweyan Solo terbakar pada Rabu (15/7/2020) sekira pukul 18.30.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, toko tersebut tutup dan dalam keadaan kosong sekira pukul 16.30.

Semula seorang saksi mata Sadat (45) warga Sukoharjo melintas di jalan Dr Radjiman dan mendapati adanya kepulan asap dari arah toko kimia tersebut sekira pukul 18.45.

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Polisi Aipda Indri Tewas Kecelakaan, Jasad dan Motor di Selokan

Kata Polisi Hana Hanifah Ketagihan dengan Prostitusi Online, Ini Alasannya, Klien di Kota Besar

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Brigadir Andi Tewas Ditabrak Mobil, Sopirnya Tak Terima Ditegur

BREAKING NEWS: Toko Kimia di Solo Terbakar

Lantas saksi memberitahukan kejadian itu kepada warga sekitar.

Namun saat hendak memasuki toko, pintu pagar dalam keadaan terkunci dan warga sekitar mencoba membuka menggunakan linggis.

Berselang beberapa saat kemudian, tiba mobil pemadam kebakaran secara berurutan ke lokasi kejadian.

Sejumlah 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.

Akhirnya api dapat dipadamkan sekira pukul 20.15.

Danru C-3 Damkar Kota Solo, Dida Putra Perdana memyampaikan, ada beberapa kendala terkait proses pemadaman serta pendinginan.

Seperti masker yang terbatas dan bau bahan kimia yang terbakar.

"Maskernya kan terbatas, kita bikin shif."

"Masuknya 2-3 orang, sekitar 20 menit terus gantian."

"Terasanya kan belakangan, rasanya sesak."

"Teman-teman minta alat bantu pernafasan (tabung oksigen)," katanya kepada Tribunjateng.com di lokasi sekira pukul 21.30.

Dia menambahkan, secara keseluruhan api telah dipadamkan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved