Berita Solo
Banyak Petugas Sesak Nafas Usai Padamkan Kebakaran Toko Kimia Bratachem Solo
Sebuah toko kimia Bratachem yang berada di Jalan Dr Rajiman No 457 Kecamatan Laweyan Solo terbakar pada Rabu (15/7/2020) sekira pukul 18.30.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sebuah toko kimia Bratachem yang berada di Jalan Dr Rajiman No 457 Kecamatan Laweyan Solo terbakar pada Rabu (15/7/2020) sekira pukul 18.30.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, toko tersebut tutup dan dalam keadaan kosong sekira pukul 16.30.
Semula seorang saksi mata Sadat (45) warga Sukoharjo melintas di jalan Dr Radjiman dan mendapati adanya kepulan asap dari arah toko kimia tersebut sekira pukul 18.45.
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Polisi Aipda Indri Tewas Kecelakaan, Jasad dan Motor di Selokan
• Kata Polisi Hana Hanifah Ketagihan dengan Prostitusi Online, Ini Alasannya, Klien di Kota Besar
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Brigadir Andi Tewas Ditabrak Mobil, Sopirnya Tak Terima Ditegur
• BREAKING NEWS: Toko Kimia di Solo Terbakar
Lantas saksi memberitahukan kejadian itu kepada warga sekitar.
Namun saat hendak memasuki toko, pintu pagar dalam keadaan terkunci dan warga sekitar mencoba membuka menggunakan linggis.
Berselang beberapa saat kemudian, tiba mobil pemadam kebakaran secara berurutan ke lokasi kejadian.
Sejumlah 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.
Akhirnya api dapat dipadamkan sekira pukul 20.15.
Danru C-3 Damkar Kota Solo, Dida Putra Perdana memyampaikan, ada beberapa kendala terkait proses pemadaman serta pendinginan.
Seperti masker yang terbatas dan bau bahan kimia yang terbakar.
"Maskernya kan terbatas, kita bikin shif."
"Masuknya 2-3 orang, sekitar 20 menit terus gantian."
"Terasanya kan belakangan, rasanya sesak."
"Teman-teman minta alat bantu pernafasan (tabung oksigen)," katanya kepada Tribunjateng.com di lokasi sekira pukul 21.30.
Dia menambahkan, secara keseluruhan api telah dipadamkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/petugas-pemadam-kebakaran-toko-kimia-solo-sesak-nafas.jpg)