Breaking News:

Ngopi Pagi

FOKUS : Coblos Door to Door

TERLALU dini mungkin ketika saat ini sudah membicarakan teknis pemungutan suara. Sebab, bila merujuk jadwal pada PKPU Nomor 5 Tahun 2020

Bram Kusuma
Deni Setiawan 

oleh Deni Setiawan

Wartawan Tribun Jateng

TERLALU dini mungkin ketika saat ini sudah membicarakan teknis pemungutan suara. Sebab, bila merujuk jadwal pada PKPU Nomor 5 Tahun 2020, itu bakal digelar 9 Desember 2020.

Tapi ini fakta yang sedang diperbincangkan oleh sebagian masyarakat, selain siapa calon kepala daerah yang bakal dijagokan.

Meski dilakukan secara nonformal, sekadar beberapa orang sembari menyeruput segelas kopi hangat dan cemilan di malam hari.

Dipikir-pikir, tak ada salahnya pula dimunculkan saat ini, masih ada waktu sekira lima bulan lagi menuju puncaknya Pilkada Serentak 2020. Dimana sesuai tahapan, KPU kini sedang menjalankan coklit daftar pemilih.

Khusus pemungutan suara, ada baiknya perlu disiapkan rencana teknis cadangan, bila situasi masih berada di masa pandemi Covid-19. Itu dilakukan agar tak muncul klaster baru dalam Pilkada Serentak 2020.

Terlebih ketika melihat fakta, termasuk di Jateng. Tingkat kesadaran masyarakat masih rendah terhadap protokol kesehatan. Padahal tanpa jenuh mereka diimbau. Termasuk kepala daerah mengeluarkan peraturan khusus wajib penggunaan masker.

Namun pada kenyataannya, tak sedikit di antara mereka yang terus membandel. Bukti nyata dapat dilihat di pinggiran perkotaan khususnya.

Mereka berkendara tanpa pakai masker, belum lagi di area pasar, tempat kongkow, ataupun permukiman penduduk. Akibat yang timbul, tak heran muncul beberapa klaster baru lokal di beberapa daerah di masa yang disebut-sebut menuju kebiasaan baru atau new normal ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved