Breaking News:

Pilkada Boyolali 2020

Bawaslu Boyolali Sebut Daerah Perbatasan Rawan Kecurangan

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Semarang mewaspadai wilayah dengan potensi kerawanan terutama daerah perbatasan karena berpotensi terjadi pe

IST
Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Boyolali Rubiyanto. 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Semarang mewaspadai wilayah dengan potensi kerawanan terutama daerah perbatasan karena berpotensi terjadi pelanggaran tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih untuk Pilkada 2020.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Anntar Lembaga Bawaslu Kabupaten Boyolali Rubiyanto mengatakan selain wilayah perbatasan juga daerah padat penduduk dan pegunungan.

"Itu misalnya pada Kecamatan Ngemplak dekat dengan Surakarta.

Ancaman Komjen Listyo Sigit Prabowo Babat Habis Polisi Kongkalikong dengan Buronan Djoko Tjandra

Dewi Perssik Ribut dengan Mertua: Diomongin ke Pembantu dan Tukang Sayur

6 ABG Isi Bensin Tak Mau Bayar di SPBU Ngaliyan Semarang, Pas Dikejar Pamerin Pedang

Biodata Irjen Pol Napoleon Bonaparte Dicopot Kapolri Gara-gara Kongkalikong Dengan Djoko Tjandra

Kemudian Juwangi dan Wonosamudro berbatasan dengan Kabupaten Grobogan.

Lalu, Kecamatan Selo, Musuk, dan Tamansari lebih dekat pada Kabupaten Magelang," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (20/7/2020)

Menurut Rubiyanto, secara umum pada wilayah Kabupaten Boyolali terdapat sebanyak 7 daerah rawan terjadi pelanggaran lantaran termasuk daerah terluar.

Ia menambahkan, sedangkan dua kecamatan padat penduduk. Selebihnya, wilayah dengan jumlah kasus penyebaran virus Corona (Covid-19) cukup tinggi karena sangat berdampak pada petugas coklit di lapangan.

"Pengawasan tahapan penyusunan daftar pemilih sangat penting dikawal dengan tujuan antara lain memastikan warga negara Republik Indonesia yang memenuhi syarat sebagai pemilih terdaftar dalam daftar pemilih untuk Pilkada," katanya

Pihaknya menyatakan para petugas coklit dari KPU diharapkan mendata pemilih satu kali dalam daftar pemilih dan memastikan penetapan daftar pemilih sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (ris)

AKBP Rudy Cahya Kurniawan Penuhi Permintaan Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung di Kebumen, Apa Itu?

Niat Puasa Arafah dan Puasa Tarwiyah Tanggal 8 Dzulhijjah atau 29 Juli 2020 Lengkap Beserta Artinya

Gramedia Tawarkan Berbagai Promo Menarik, Mulai Diskon 40 Persen Hingga Promo Back To School

BREAKING NEWS: 4 Pekerja Proyek Pembangunan Hotel di Semarang Meninggal Tertimpa Tembok

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved