Berita Kendal
Lagi Pedagang Malang Tertipu Orderan 8.500 Nanas Rp 29 Juta, Pemesan Mengaku Warga Jungsemi Kendal
Pemesanan barang secara fiktif yang dikirimkan menuju Desa Jungsemi Kabupaten Kendal kembali memakan korban.
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemesanan barang secara fiktif yang dikirimkan menuju Desa Jungsemi, Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah kembali memakan korban.
Kali ini yang menjadi korban yakni Mulyono Setiadi (45) warga Klayatan, Kota Malang.
Ia mengirimkan buah nanas sebanyak 8.500 buah ke Kabupaten Kendal.
• Ancaman Komjen Listyo Sigit Prabowo Babat Habis Polisi Kongkalikong dengan Buronan Djoko Tjandra
• Sophia Latjuba Blak-blakan Pada Luna Maya Hal yang Buat Dirinya Tak Percaya Diri
• Warga Malaysia Meninggal Dalam Mobil di Tol Manyar Gresik, Mulut Keluar Cairan
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Ibu & Anak Warga Ungaran Semarang Tewas Terlindas Bus Hino
Namun sayangnya sesampai di tempat tujuan ia tidak menjumpai oleh pemesan buahnya itu.
Mulyono menceritakan bahwa kejadian itu bermula saat pembeli tersebut memesan buahnya melalui media sosial Facebook.
Setelah setuju dengan pemesanan , pada Sabtu (18/7/2020) ia mengirimkan buah tersebut.
Namun setiba di Kendal, ia tidak menjumpai orang yang memesan tersebut.
"Jadi perjanjiannya ada barang ada uang.
Jadi saya kirimkan dulu, sebelumnya nomornya bisa saya hubungi, tapi sekarang sudah tidak bisa," katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (21/7/2020).
Merasa ditipu, akhirnya dia memutuskan untuk pulang ke Malang.
Ia kembali dengan membawa rasa kecewa.
Sembari di perjalanan pulang ia mencoba mencari orang yang mau untuk membeli nanasnya.
Akibat kejadian itu ia pun merasa dirugikan.
Menurutnya, nanas yang ia bawa senilai Rp 29 juta.
Seharusnya ia pulang sudah membawa uang malah harus menanggung beban biaya dan modal yang telah ia keluarkan untuk membeli nanas tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/buah-nanas_20150921_115247.jpg)