Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Prakiraan Cuaca

Waspada Hujan Lebat dan Petir, Berikut Prakiraan Cuaca Semarang Menurut BMKG Selasa 21 Juli 2020

Dari keterangan Forecaster BMKG Kelas II Ahmad Yani Semarang Arif Nurhidayat, ada potensi hujan ringan pada awal malam hari

Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Reza Gustav Pradana
Langit tampak cerah di kawasan Simpanglima Kota Semarang, Rabu (13/5/2020) pagi. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - BMKG melalui Stasiun Meteorologi kelas II Ahmad Yani Semarang mengeluarkan prakiraan cuaca di wilayah Kota Semarang pada Selasa (21/7/2020) hari ini.

Dari keterangan Forecaster BMKG Kelas II Ahmad Yani Semarang Arif Nurhidayat, ada potensi hujan ringan pada awal malam hari.

Angin berhembus dari arah timur laut menuju selatan dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam.

Untuk suhu udara berkisar antara 27-33 derajat Celcius.

Sedangkan kelembapan udara berkisar antara 50-80 persen.

Sementara itu, laman resmi prakiraan cuaca sendiri mengeluarkan peringatan dini adanya potensi hujan lebat lebat disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah, termasuk Kota Semarang.

 “Peringatan dini dari BMKG : Potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di Pantura tengah, kabupaten dan kota Semarang,” tulis BMKG.

Dari waktu yang disebutkan, hujan lebat berpotensi terjadi pada malam hari.

Penting diketahui, sebagian besar Kota Semarang diprakirakan sudah memasuki musim kemarau pada Mei Dasarian II 2020 (tanggal 11-20) atau pertengahan Mei 2020 lalu.

Sedangkan, wilayah tenggara Kota Semarang sudah mulai memasuki masa musim kemarau pada Mei Dasarian I atau awal Mei 2020 lalu.

Hal itu diketahui dari akun Twitter resmi @bmkg_semarang melalui ilustrasi gambar prakiraan awal musim kemarau di Jawa Tengah. 

Untuk wilayah Jawa Tengah sendiri sudah memasuki masa musim kemarau pada Mei 2020 lalu.

Namun ada dampak yang ditimbulkan dari masa transisi dari musim penghujan menuju kemarau tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Semarang Tuban Wiyoso.

“Memasuki musim kemarau, diimbau kepada masyarakat untuk waspada potensi cuaca ekstrem saat masa transisi atau pancaroba.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved