Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kabupaten Tegal

Duta Gen-Re Kabupaten Tegal, Siapkan Remaja Berkualitas.

Menurut Retno, kasus remaja yang menjadi masalah saat ini adalah kasus kehamilan pada usia remaja

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
Istimewa
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas P3A P2 dan KB) Kabupaten Tegal, Retno Suprobwati, saat mengikuti Talkshow Bincang Kreatif dengan tema "Mewujudkan Remaja Berkualitas," pada Selasa (21/7/2020) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas P3A P2 dan KB) Kabupaten Tegal, Retno Suprobowati mengharapkan, agar para remaja bisa menatap kehidupan masa depan yang lebih baik. Seperti menjauhi narkoba, pernikahan dini, dan kenakalan remaja lainnya.

Tiga hal tersebut harus dijauhi. Karena sangat berpengaruh dalam pendidikan dan kehidupannya dimasa mendatang.

Harapan tersebut, dikemukakan Retno Suprobwati pada Talkshow Bincang Kreatif dengan tema "Mewujudkan Remaja Berkualitas," pada Selasa (21/7/2020) kemarin.

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Duta Generasi Berencana (Gen-Re) Kabupaten Tegal Tahun 2016.

Menurut Retno, kasus remaja yang menjadi masalah saat ini adalah kasus kehamilan pada usia remaja.

Dilansir dari data Dinas kesehatan, kasus kehamilan remaja di Kabupaten Tegal mengalami peningkatan yang tinggi.

Pada tahun 2016 terdapat 132 kasus, tahun 2017 terdapat 187 kasus, tahun 2018 terdapat 250 kasus, dan tahun 2019 terdapat 152 kasus.

“Pada tahun 2020 sampai bulan Juli ini sudah terdapat 101 kasus kehamilan remaja. Kami memprediksi sampai akhir tahun bisa bertambah menjadi 200an kasus. Setiap tahun hampir selalu mengalami peningkatan jumlah, hal itu menjadi sebuah problem yang sangat signifikan," terang Retno, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (21/7/2020) malam.

Menyikapi hal itu, pihaknya telah memiliki Program Gen-Re atau generasi berencana. Yaitu suatu program untuk memfasilitasi terwujudnya remaja tegar.

Remaja yang berperilaku sehat, terhindar dari risiko obat-obatan terlarang, serta menunda usia pernikahan dini.

Pemahaman tentang reproduksi agar remaja tidak terjerumus ke hal-hal yang negatif atau seks bebas.

"Intinya program Gen-Re yang diluncurkan oleh BKKBN itu bertujuan guna mempersiapkan kehidupan generasi muda agar lebih berkualitas," tegasnya.

Ditambahkan, usia remaja adalah usia antara 10 sampai dengan 24 tahun. Mereka adalah calon penduduk produktif dan akan menjadi aktor atau pelaku pembangunan bangsa di masa depan.

Oleh kerana itu, mereka harus disiapkan dan diarahkan agar bisa menjadi remaja yang berkualitas.

Sementara itu, menurut Duta Gen-Re 2016, Affrilia Nawangwulan, GenRe digagas untuk membantu melewati masa hidup remaja atau transisi remaja, membantu mereka menerapkan mindset berpendidikan setinggi mungkin, berkarir, menikah dengan penuh perencanaan, menerapkan pola hidup yang sehat, dan aktif dimasyarakat.

Gen-Re juga bertujuan untuk mengedukasi serta memberikan konseling terkait masalah-masalah remaja.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved