Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Biodata Dokter Faida Bupati Jember yang Baru Saja Dimakzulkan DPRD

Nama Bupati Jember Faida mendadak menjadi bahan perbincangan masyarakat.

Penulis: Adelia Sari | Editor: abduh imanulhaq
Surya/Sri Wahyunik
Bupati Jember Faida. (Surya/Sri Wahyunik) 

TRIBUNJATENG.COM - Nama Bupati Jember Faida mendadak menjadi bahan perbincangan masyarakat.

Hal itu terkait keputusan DPRD Jember yang sekapat memakzulkan sang bupati.

Faida dimakzulkan melalui sidang paripurna Hak Menyatakan Pendapat (HMP), Rabu (22/7/2020).

dr. Hj.Faida, MMR sendiri dilantik menjadi Bupati Jember periode 2016-2021 pada 17 Februari 2016.

Tanpa Menawar, Ada Warga‎ Semarang Siap Beli Tanah dan Mempersunting Janda Cantik Kudus

Soal Gibran Dipilih DPP PDIP, Rudy: Tetap Kecewa, Seolah Tidak Ada Harga Dirinya

Berat Badan Anak Shandy Aulia 5.7 Kg, Sang Ibu Murka Disebut Kurus hingga Kurang Gizi

Ini Wajah Dua Pelaku Pembuangan Bayi di Gunungpati Semarang, Dibuang karena Ayah Malu

Ia resmi menggantikan jabatan MZA Djalal yang habis masa jabatannya pada 2015.

Faida lahir di Malang, pada 19 September 1968.

Ia merupakan anak ketiga dari lima beraudara pasangan dr.Musytahar Umar Talib dan Widad Thalib.

Ayah Faida adalah seorang dokter dan juga pengelola rumah sakit.

Faida menempuh pendidikan di SMP Kalibiru dan lulus dari SMAN 1 Jember pada tahun 1984.

Ia juga sempat mondok di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo pada tahun 1984.

Faida kemudian masuk di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan lulus pada tahun 1994.

Ia lalu melanjutkan pendidikan pascasarjana di UGM dan meraih gelar Magister Manajemen Rumahsakit (MMR) pada tahun 1998.

Faida mulai mengawali kariernya dengan bekerja di rumah sakit Al-Huda Banyuwangi yang juga milik sang ayah.

Kariernya sebagai staff bidang pelayanan medis berlanjutmenjadi kepala bidang.

Faida juga pernah menjadi kepala puskesmas Tulungrejo.

Tahun 2009 Faida menjabat sebagai direktur medis RS Al-Huda, dan naik Chief Executive Officer (CEO) hingga sekarang.

Faida juga menjabat sebagai direktur RS Bina Sehat Jember.

Sedangkan kariernya di dunia politi berawal saat ia mendafatarkan diri sebagai calon bupati bersama Abdul Muqit Arief.

Dalam pemilihan tersebut, ia diusung oleh oleh Partai Nasional Demokrat.

Pasangan Faida-Abdul pun mendapat suara sebesar 53,76 persen dan memenangkan pilkada tersebut.

Faida menikah dengan drg. Abdul Rochim, M. Kes, MMR yang berprofesi sebagai dokter gigi dan juga staf pengajar di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember.

Dari pernikahan tersebut, ia dikaruniai dua orang anak bernama Abdul Malik Akmal dan Abdurrahman Akhtar.

Sebelumnya DPRD Kabupaten Jember sepakat memakzulkan Bupati Jember Faida melalui sidang paripurna Hak Menyatakan Pendapat (HMP).

Sidang pemakzulan tersebut digelar pada Rabu (22/7/2020) dan diikuti sebanyak tujuh fraksi DPRD.

Dilansir dari Kompas.com, Juru bicara fraksi Partai Nasdem Hamim menilai Bupati Jember telah melanggar sumpah janji jabatan dan melakukan pelanggaran serius terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kebijakan bupati mengubah Perbup KSOTK (Kedudukan, Susunan Organisasi Tata Kerja) tanpa mengindahkan ketentuan yang ada telah menyebabkan Jember tidak mendapatkan kuota CPNS dan P3K Tahun 2019,” kata Hamim saat menyampaikan pandangan fraksi Nasdem dalam sidang paripurna.

Akibat kebijakan itu, Kabupaten Jember terancam tidak mendapatkan jatah kuota PNS lagi tahun 2020.

Ribuan masyarakat Jember serta tenaga honorer atau non PNS Pemkab Jember merasa dirugikan.

Hubungan DPRD dengan sang bupati sendiri sudah memanas sejak akhir 2019 lalu.

TONTON JUGA dan SUBCRIBE

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved