Rabu, 10 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Pembangunan Exit Tol Bojong Pekalongan Capai 86 Persen

Menurutnya, pekerjaan exit tol sempat tertunda karena pengaruh pandemi virus corona atau Covid-19

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Berikut ini video pembangunan exit tol Bojong Pekalongan capai 86 persen.

Progres pembangunan edit tol Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah sudah mencapai 86 persen.

Direncanakan, bulan September tahun 2020 pembangunan kontruksi akan selesai.

Hal tersebut diungkapkan, Pimpro PBTR Suwarto Hari Sulakso saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (24/7/2020).

"Progres exit bojong saat ini 86 %, masa konstruksi akan selesai bulan September dan diperkirakan beroperasi bulan Oktober 2020," kata Hari

Menurutnya, pekerjaan exit tol sempat tertunda karena pengaruh pandemi virus corona atau Covid-19.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengunjungi pembangunan exit tol Bojong, Selasa (12/5/2020).

Dalam kunjungannya, Bupati Asip mengatakan tujuan datang ke exit tol ini untuk memastikan exit tol Bojong dapat segera difungsikan sebagaimana yang telah ditargetkan akan mulai berfungsi pada bulan November mendatang.

Hal ini diungkapkan, bupati sebagai langkah konkret pemerintah dalam mempersiapkan recovery perekonomian pasca pandemik Covid-19 nanti.

"Berdasarkan keterangan dari PBTR (Pemalang Batang Tol Road) mengatakan Insyaallah pembangunan ini akan kelar bulan November, yang seharusnya lebaran sudah bisa difungsikan. Namun, karena ada Covid-19 kebijakan mudik juga dibatasi dan yang paling penting cuaca juga sangat mempengaruhi," kata Bupati Asip.

Bupati juga mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah menyiapkan tata ruang baru seiring dengan adanya jalan tol dan exit tol Bojong, yang diharapkan dapat menimbulkan efek ekonomi bagi masyarakat sekitar.

"Pemerintah Kabupaten Pekalongan, sudah menyiapkan tata ruang seiring dengan adanya jalan tol termasuk exit tol ini. Saya, berharap kalau exit tol ini jadi maka arah ke Kajen akan semakin cepat karena jaraknya hanya 1,4 km dari ruas tol jalan utama sehingga masuk ke jalur provinsi ruas Wiradesa-Kajen itu akan menjadi sesuatu yang dapat menimbulkan efek ekonomi yang luar biasa untuk Kecamatan Bojong, Kajen dan Wiradesa."

"Karena di daerah Desa Waru nanti juga akan kita buat flyover termasuk lokusnya juga sudah kami petakan," ungkapnya.

Menurutnya, bahwa dengan adanya akses keluar masuk jalan tol di exit tol Bojong, diharapkan dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan pasca pandemik virus corona nanti.

Oleh karena itu, pihaknya berharap exit tol Bojong ini akan segera dapat difungsikan.

"Pintu keluar masuk jalan tol itu menjadi sebuah keuntungan sendiri untuk mempercepat, laju pertumbuhan ekonomi karena Kabupaten Pekalongan ini merupakan daerah produksi industri sandang, jadi harus didukung dengan infrastruktur yang memadai," tambahnya. (Dro)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved