Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banjarnegara

Kesaksian Warga Soal Temuan Situs Diduga Ondo Budho di Dieng, Mulanya Terkubur

Situs diduga Ondo Budho di gunung Sipandu Dieng jadi temuan menarik untuk memperkaya khasanah kesejarahan Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: m nur huda
Istimewa
Lokasi situs diduga Ondo Budho di Bukit Sipandu Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Situs diduga Ondo Budho di gunung Sipandu Dieng jadi temuan menarik untuk memperkaya khasanah kesejarahan Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Situs itu mulanya ditemukan pendaki gunung Sipandu yang lantas melaporkannya ke pengelola basecamp, sekitar dua pekan lalu.

Ahmad Waluyo, pengelola basecamp gunung Sipandu meneruskan informasi itu ke arkeolog Banjarnegara Aryadi Darwanto.

Kasus Kematian Meningkat, Jenazah Pasien Covid-19 di Texas Disimpan Dalam Truk Pendingin

Seorang ASN di Sleman Terpapar Covid-19 Seusai Gelar Resepsi Pernikahan di Solo

Kakek di Kebumen Setubuhi Gadis Bawah Umur hingga 5 Kali, Dilakukan saat Rumah Sepi

Kabar Terkini Achmad Purnomo Setelah Positif Covid-19: Ini Malah Mau Renang

Benar saja, setelah dicek, batu yang tersusun memanjang itu bukan batu biasa, melainkan bangunan purbakala.

Bangunan itu mirip tangga karena berada di posisi kemiringan 30-40 derajat.

Diduga situs itu adalah tangga kuno atau Ondo Budho yang sebelumnya juga pernah ditemukan di wilayah Desa Sikunang Kejajar Wonosobo.

Waluyo mengatakan, susunan batu itu terletak di bibir tebing, atau di jalur pendakian gunung Sipandu.

Tetapi ia menjamin situs itu aman dan tidak rusak karena aktivitas pendakian.

Karena memiliki nilai sejarah, pihaknya pun mewanti-wanti pendaki agar tidak merusak atau memindahkan benda purbakala itu dari tempat aslinya.

"Kami imbau pendaki untuk tidak memindahkan batu purba itu," katanya, Sabtu (25/7/2020).

Waluyo mengatakan, benda purbakala itu mulanya terkubur, kemudian tersingkap setelah lahan digali untuk aktivitas pertanian.

Tetapi temuan batu purba bukanlah hal baru bagi masyarakat dusun Bitingan.

Batuan candi sebelumnya ditemukan berserak di wilayah itu, termasuk di puncak gunung Sipandu yang masih ada hingga sekarang.

Warga pun dulu pernah melihat ada bangunan mirip candi, ukuran sekitar 4 x 5 meter, tak jauh dari situs Ondo Budho.

Tetapi saat ditelusuri bangunan itu sudah tidak ada sekarang.

Warga juga pernah menemukan arca dan kemuncal candi di lereng bukit Sipandu.

Batu-batu mirip material candi, bahkan ada yang berukir, juga pernah ditemukan di lahan pertanian warga.

Batu-batu itu tersingkap usai tebing kolam Geo Dipa longsor dan airnya membanjiri lahan warga, beberapa tahun lalu.

"Ceritanya wilayah sini tempat pembuatan candi dulunya," katanya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved