Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Grobogan

Ngerinya Kecelakaan Maut Kereta Vs Avanza di Grobogan, Mobil Terlempar 20 Meter Hantam Tiang Listrik

Avanza yang dihantam kereta sampai terpental 20 meter dan menghantam tiang listrik

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Msi | Editor: muslimah
Kompas.com/Satlantas Polres Grobogan
KERETA TABRAK AVANZA: Minibus pengantar jemaah haji dihantam Kereta Api di rel pelintasan tanpa palang pintu, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (1/5/2026) dinihari sekitar pukul 02.52 

Ringkasan Berita:
  • Avanza  sebelumnya berjalan dengan kecepatan sedang dari arah selatan (Sidorejo) menuju ke arah utara (Purwodadi)
  • Sesampainya di TKP Avanza tiba-tiba berhenti, mesin mati di jalur rel sebelah selatan
  • Nahas, pada saat bersamaan melaju KA Argo Bromo Anggrek dari arah barat (Semarang) menuju timur (Surabaya).
  • Seketika, kecelakaan pun tak terhindarkan.

 

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Empat orang tewas dan lima lainnya luka-luka akibat kecelakaan maut kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek tabrak Avanza di rel pelintasan tanpa palang pintu, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Peristiwa terjadi Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 02.52 WIB. 

Di dalam avanza penumpangnya adalah rombongan pengantar Jemaah haji. seuanya warga Grobogan.

Ngerinya kejadian tergambar dalam kronologi.

Avanza yang dihantam kereta sampai terpental 20 meter dan menghantam tiang listrik.

Baca juga: Mobil Pengantar Jemaah Haji Tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di Grobogan, 4 Tewas dan 5 Luka

TERTABRAK KERETA: Sebuah mobil tertabrak kereta api di perlintasan Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat (1/5/2026). Empat orang dilaporkan tewas. (Facebook Dewi Azizah)
TERTABRAK KERETA: Sebuah mobil tertabrak kereta api di perlintasan Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jumat (1/5/2026). Empat orang dilaporkan tewas. (Facebook Dewi Azizah) (TRIBUN JATENG)

Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan, Iptu Eko Ari Kisworo, mengatakan, Avanza bernopol H 1060 ZP, berpenumpang sembilan orang itu sebelumnya berjalan dengan kecepatan sedang dari arah selatan (Sidorejo) menuju ke arah utara (Purwodadi) 

"Sesampainya di TKP (tempat kejadian perkara) perlintasan dengan palang pintu swadaya, Avanza tiba-tiba berhenti, mesin mati di jalur rel sebelah selatan," kata Ari.

Nahas, pada saat bersamaan melaju KA Argo Bromo Anggrek dari arah barat (Semarang) menuju timur (Surabaya).

Seketika, kecelakaan pun tak terhindarkan.

"KA Argo Bromo Anggrek menabrak bodi depan kiri Avanza," katanya lagi.

Avanza yang mengangkut rombongan pengantar jemaah haji berjumlah 9 orang itu pun langsung terpental sejauh 20 meter. 

Mobil itu lantas terbentur tiang listrik hingga terjun ke area persawahan.

 "Empat penumpang Avanza meninggal dunia dan sisanya dilarikan ke fasilitas kesehatan. Korban warga Kabupaten Grobogan," kata Ari

Perjalanan kereta api sempat terhenti

Sementara itu Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan, KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir - Surabaya Pasarturi tertemper mobil di rel pelintasan 52 Km 29+800 di jalur hulu antara Stasiun Panunggalan – Stasiun Kradenan pada pukul 02.52 WIB.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved