Berita Pekalongan
Pemkab Pekalongan Akan Kembangkan Pantai Depok Mulai 2021
Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan mengembangan Pantai Depok pada tahun 2021 mendatang.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan, akan mereview perkembangan Pantai Depok sebagai salah satu andalan pariwisata di Kabupaten Pekalongan.
Hal tersebut diungkapkan, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat menghadiri Gerakan Bersih, Indah, Sehat, Aman (BISA) di Pantai Depok, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (26/7/2020).
"Dulu Pantai Depok merupakan wisata andalan di Kabupaten Pekalongan yang dimiliki Pemkab Pekalongan. Insyaallah, kalau tidak ada halangan di tahun 2021 kita bikin detail engineering design (DED) dulu sekaligus pengembangannya seperti apa," kata Bupati Asip kepada Tribunjateng.com.
• Suami Panggil Tukang Pijat Keliling Demi Istrinya Sembuh, Tak Kuat Iman Dwi Perkosa Istri Penyewa
• Punya Kebiasaan Begadang dan Makan Mie Instan, Pria Ini Divonis Menderita 16 Penyakit Sekaligus
• Berikut Daftar Golongan PNS/ASN yang Gigit Jari Tidak Dapat Gaji Ke-13 Menurut Sri Mulyani
• Awalnya Diremehkan karena Badan Lebih Kecil, Selanjutnya Militer AS dan Eropa Kaget Kekuatan TNI AL
Menurut Asip, pengembangan ini sangat perlu karena Pantai Depok memiliki berbagai keunggulan kompetitif dan komperatif antara lain letaknya dekat dengan pantura, aksesnya mudah, pantainya bersih, lahannya luas, dan sudah ada SDM untuk pengelolaan destinasi wisata.
Pihaknya mengungkapkan, secara kuantitatif sudah ada kelonjakan jumlah destinasi wisata di Kabupaten Pekalongan.
"Dulu cuma ada 3 tempat wisata sekarang sudah ada 30 tempat wisata di Kabupaten Pekalongan."
"Tiga tempat wisata ini milik pemerintah dan sisanya diinisiasi oleh masyarakat dan kami mengapresiasi adanya kegiatan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang difasilitasi oleh anggota DPR RI Komisi X Bisri Romly," ungkapnya.
Bupati Asip menjelaskan, dalam pengembangan wisata pemerintah hanya mendorong dari dua aspek yakni aspek regulasi dan aspek fasilitasi.
"Semua berjalan untuk mendatangkan income, baik yang dikelola pemerintah maupun dari masyarakat. Konsep pariwisata yang berbasis kemasyarakatan ini sedang kembangkan secara di Kabupaten Pekalongan, karena kita punya potensi itu," jelasnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Saeful Bahri mengungkapkan dengan adanya kunjungan dari Kemenkraf, anggota DPR RI dari Komisi X, dan Bupati Pekalongan berharap bisa menambah daya tarik masyarakat untuk datang di Pantai Depok.
"Saya berharap semoga dengan adanya kunjungan ini, bisa membantu Pantai Depok untuk lebih ramai dan terawat lagi," kata Saeful.
Menurutnya, perlu adanya beberapa fasilitas untuk menambah daya tarik masyarakat diantaranya fasilitas bermain anak-anak.
"Fasilitas untuk bermain anak-anak memang belum ada dan rencananya kami anggota dewan mengusulkan fasilitas tersebut. Lalu, perlu adanya penataan kembali warung-warung makan di sekitar Pantai Depok, agar bisa menjadi satu tempat."
"Apabila sudah tertata, bisa menambah pendapatan daerah Kabupaten Pekalongan," ujarnya. (Dro)
• Dua Kali Evaluasi, Akhirnya Taman Safari Batang Dolphin Center Resmi Buka
• Bukannya Dapat Ikan, Para Pemncing Jembatan Tuntang Semarang Dapati Mayat Nenek Mengambang
• Mulianya Warga Worawari Kabupaten Semarang dan Donatur Gotong-royong Bikinkan Rumah Sesama Tak Mampu
• Ramai di Facebook, Wakil Rakyat Celakai 2 Brimob Sampai Tempurung Tengkoraknya Legok
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gerakan-bisa-pantai-depok-pekalongan.jpg)