Jumat, 22 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Stikes Telogorejo Semarang

Teknik Rebozo, Membantu Proses Persalinan Lebih Nyaman Dan Lancar

Rebozo berasal dari Bahasa Spanyol yang berarti “Shawl” atau lebih mudah kita kenal dengan nma selendang. Bahannya pun beraenak ragam bisa terbuat dar

Tayang:
Editor: abduh imanulhaq
IST
Rebozo berasal dari Bahasa Spanyol yang berarti “Shawl” atau lebih mudah kita kenal dengan nma selendang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rebozo berasal dari Bahasa Spanyol yang berarti “Shawl” atau lebih mudah kita kenal dengan nama selendang.

Bahannya pun beraenak ragam bisa terbuat dari katun, campuran serat fiber sintetis, wool dan lain-lain.

Di Indonesia sendiri, komunitas Gentle Birth mengenalkan jarik kain lurik untuk melihatkan kearifan lokal dalam tehnik rebozo.

Teknik rebozo mempunyai fungsi supaya posisi bayi optimal, karena terkadang otot ligamen tegang.

Jika tegang akan berpengaruh pada posisi bayi.

Kemungkinan jika posisi bayi tidak baik janin akan sulit masuk panggul karena seharusnya pada usia kehamilan 38 minggu kepala janin turun ke panggul.

Rebozo ada dua jenis yakni shifting dan shake apple tree.

Rebozo shifting berguna untuk otot ligamen di daerah rahim sedangkan shake apple tree lebih ke ligamen otot panggul.

Bagaiman cara melakukan teknik rebozo ???

Dalam teknik rebozo, ibu yang sedang dalam masa persalinan ada dalam posisi berlutut dan bertopang pada gymball.

Kemudian baik doula (pendamping persalinan) ataupun pasangan akan membantu melilitkan kain jarik di bagian perut.

Setelah itu ketika ibu mulai merasakan kontraksi, doula atau sang suami akan menarik kain perlahan kemudian menggoyangkan bagian perut ibu secara lembut.

Gerakan ini sangat membantu ibu hamil yang akan melahirkan agar lebih merasa nyaman.

Lilitan yang tepat akan membuat ibu merasa dipeluk dan memicu keluarnya hormon oksitosin atau hormon senang supaya persalinan ibu lebih lancar.

Adapun posisi lainnya yang bisa dicoba, sang ibu tiduran dengan nyaman dengan bagian kepala dan dada lebih tinggi.

Lalu kain jarik dililitkan pada bagian bokong oleh doula atau suami dan gerakkan kain hingga bokong bergoyang lembut.

Kontraindikasi Teknik Rebozo

Teknik rebozo meskipun relatif aman, tidak semua ibu hamil diperbolehkan melakukan teknik ini selama persalinan apabila pada kehamilan ibu :

• Mengalami plasenta previa

• Memiliki riwayat perdarahan

• Baik kehamilan dan janin sensitif terhadap gerakan

Teknik rebozo memang menarik.

Bila ibu tertarik dengan tehnik rebozo sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau bidan yang mendampingi proses persalinan ibu. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved