Breaking News:

UNS Surakarta

Mahasiswa UNS Solo Kembali Torehkan Prestasi di Tingkat Internasional

Sumber ide poster ini dari konspirasi tentang adanya mesin waktu, kemudian saya buat konsep secarik surat dari masa depan

IST
Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa UNS Alif Sholihin meraih juara 1 ajang International Multimedia Engineering Technology Competition 2020 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Prestasi membanggakan kembali datang dari Prodi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Salah seorang mahasiswa Pendidikan Seni Rupa, Alif Sholihin berhasil meraih prestasi di kancah internasional.

Ia baru saja menyabet juara 1 dalam ajang International Multimedia Engineering Technology Competition 2020 pada 3 Juli lalu.

Kompetisi internasional tersebut diselenggarakan oleh Multimedia Engineering Technology, Telkom University yang diikuti oleh berbagai negara.

Setelah melalui proses seleksi selama dua pekan, Alif berhasil meraih Juara satu kategori desain poster dengan menyingkirkan 484 kompetitor lain.

Mahasiswa semester delapan tersebut mengaku sangat senang ketika mendapati dirinya menjadi peraih juara satu dalam kompetisi tersebut.

“Alhamdulillah saya sangat senang, terutama saat mendengar ucapan congratulations to Alif Sholihin from Universitas Sebelas Maret, Indonesia. Saya juga sangat bersyukur karena setelah menyabet beberapa gelar juara di ajang Student Formula Japan 2019 at Ogasayama Sport Park, Shizuoka Prefecture bersama Tim Bengawan FSAE UNS Agustus tahun lalu akhirnya bulan ini saya berkesempatan menjuarai kompetisi desain kategori individu di tingkat Internasional,” ungkapnya, Senin (27/7/2020).

Dalam kompetisi ini, Alif mengusung desain poster yang digunakan untuk mengedukasi masyarakat bahwa stay at home adalah cara yg efektif untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

"Sumber ide poster ini dari konspirasi tentang adanya mesin waktu, kemudian saya buat konsep secarik surat dari masa depan yang dikelilingi virus. Surat tersebut berisikan rumus matematika untuk menghentikan penyebaran Covid-19, yaitu 2019 + 1 = positive Covid-19; 2019 + 1 + at home = negative Covid-19," terang Alif.

Ia membutuhkan waktu tiga hari dalam menyelesaikan desain ini mulai dari eksplorasi konsep hingga finishing.

Sehari untuk pematangan konsep, hari berikutnya membuat sketsa ilustrasi, dan hari ketiga proses eksekusi ke media digital.

Alif berharap agar mahasiswa UNS tekun menggeluti disiplin ilmunya agar dapat membuahkan hasil yang maksimal.

“Harapan saya semoga semua mahasiswa UNS tekun mendalami disiplin ilmu yang digelutinya dan menorehkan segudang prestasi. Melalui pencapaian seperti ini pastinya akan menciptakan atmosfer akademis yang lebih kompetitif dan dinamis di lingkungan Prodi, fakultas, maupun UNS," harapnya. Humas UNS

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved