Breaking News:

Berita Banyumas

Pekerja Karaoke di Banyumas Minta Bupati Husein Buka Tempat Hiburan

Sejumlah orang yang tergabung dalam Komunitas Karaoke Banyumas (Kramas) mendatangi kantor Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Dinporabudpar)

TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Audiensi komunitas karaoke Banyumas dengan Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas pada Selasa (4/8/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Sejumlah orang yang tergabung dalam Komunitas Karaoke Banyumas (Kramas) mendatangi kantor Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas pada, Selasa (4/8/2020).

Mereka datang dalam rangka audiensi dan menyalurkan aspirasi terkait kepastian pembukaan tempat hiburan malam  di masa pandemi covid-19.

Kurang lebih sudah lima bulan, sejak Maret 2020 sejumlah tempat hiburan terutama karaoke masih tidak diperbolehkan dibuka.

Apalagi kebijakan bupati Banyumas yang terus memperpanjang masa tanggap darurat menjadikan bisnis hiburan malam dalam keadaan kebingungan.

"Kami dari para paguyuban karaoke mengalami kondisi memprihatinkan.

Kami membutuhkan kejelasan mohon untuk memberikan solusi kepada kami," ujar Ketua Kramas, Tri Putra Oktavianus kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (4/8/2020).

Para pekerja berharap tidak ada diskriminasi terhadap tempat hiburan seperti karaoke.

Di Purwokerto sendiri ada kurang lebih 26 tempat hiburan malam seperti karaoke yang sampai saat ini tutup.

"Paling tidak satu tempat karaoke ada 50 orang pekerja dan mereka semua hampir 80 persen menganggur," imbuhnya.

Komunitas karaoke Banyumas ini meminta petunjuk terkait solusi apa yang harus dipersiapkan, apakah mungkin protokol kesehatan dan sebagainya. 

Halaman
123
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved