Senin, 4 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Pengguna Narkoba di Kudus Capai 1.200 Orang, Pelajar Pengguna Terbanyak

Jumlah pengguna narkotika di Kabupaten Kudus mengalami tren kenaikan di tengah pandemi Covid-19 ini mencapai 1.200 orang.

Tayang:
Penulis: raka f pujangga | Editor: muh radlis
IST
ILUSTRASI 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Jumlah pengguna narkotika di Kabupaten Kudus mengalami tren kenaikan di tengah pandemi Covid-19 ini mencapai 1.200 orang.

Pembina DPC Gerakan Anti Madat (Geram) Kabupaten Kudus, Murtadlo mengatakan, ‎tren pengguna narkoba ini mengalami peningkatan di tengah pandemi karena banyak masyarakat yang tertekan.

"Trennya ini mengalami peningkatan, penguna yang aktif di wilayah Kudus ini mencapai 1.200 orang sedangkan pengedarnya 80 orang," ujar dia‎, Selasa (4/8/2020).

Lettu Inf Gunawan Grup 3 Kopassus Meninggal saat Bertugas di Papua, Jenazah Dimakamkan di Demak

Beredar Video dan Foto Ijab Kabul Pernikahan Cak Malik yang Digosipkan Suami Nella Kharisma: Sah!

Biodata Gofar Hilman Anak Punk yang Dikabarkan Dekat dengan Nikita Mirzani

Irwan Mussry Punya Jet Pribadi, Maia Estianty Ogah Akui Sebagai Miliknya

Pengguna narkoba di Kota Kretek, kata dia, didominasi tiga kalangan yakni pengusaha, pedagang dan pelajar.

"Kalau pelajar itu biasanya membelinya patungan. Jadi Rp 100 ribu, nanti dipakai bersama-sama sudah cukup," ujarnya.

Adapun jenis narkotika yang paling banyak beredar di Kabupaten Kudus yakni jenis sabu-sabu.

Pasalnya tidak adanya tempat hiburan sehingga membuat peredaran inex ‎tidak ada di Kudus.

‎"Karena inex itu biasanya dijual di tempat hiburan, makanya di Kudus paling banyak kasus sabu atau biasa disebut si putih," ujar mantan pengguna narkoba itu.

Menurut Murtadlo, Kabupaten Kudus menjadi daerah yang rawan terhadap peredaran narkotika.

Terlebih lokasi Kota Kretek yangg berlokasi berbatasan dengan Kabupaten Jepara merupakan daerah episentrum peredaran narkoba di wilayah eks Karesidenan Pati.

"‎Kudus ini sebenarnya hanya perlintasan dari Kabupaten Jepara yang berbatasan langsung dengan laut," ujar dia.

‎Pihaknya menilai, sudah saatnya ada tempat rehabilitasi untuk para pengguna narkotika di wilayah eks karesidenan Pati.

"Di sini butuh tempat rehabilitasi, karena saat ini tidak ada. Maka kami mengusulkan pemerintah daerah menyiapkan tempatnya," ujar dia.

Dia mengusulkan, Pemkab Kudus dapat menyediakan lahan untuk pembangunan rehabilitasi bagi pengguna narkoba.

"Nanti yang bangunnya bisa dikerjasamakan dengan pihak swasta. Tapi lahannya dari pemerintah daerah," ujarnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved