Minggu, 10 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Usia 59 Tahun, Bu Guru Ini Tak Kenal Lelah Menjalankan Tugas

Dengan tekun, ia mengajari setiap anak khusus kelas 1 SDN 1 Galih agar bisa berhitung, menulis dan membaca

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Berikut ini video usia 59 tahun, bu guru ini tak kenal lelah menjalankan tugas

Jumarotun (59) seorang guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Galih Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal tak patah arang dalam membina siswa-siswanya.

Meski di usianya yang memasuki tahun ke-60, perempuan yang akrab disapa Bu Tun ini mengajar dengan mendatangi rumah siswanya di tengah pandemi covid-19.

Bahkan ia harus mendatangi 4 lokasi setiap harinya pada Senin-Jumat.

Dalam sebuah kesempatan belajar di rumah milik Umi Mukharomah Desa Galih, Bu Tun tampak semangat mengajar 3 siswanya dengan protokol kesehatan, di antaranya M Zhafran HQ.

Ia bahkan membawa beberapa benda yang diperlukan sesuai buku pelajaran seperti sabun, pasta gigi, sikat gigi hingga sampo untuk mempermudah proses belajar anak.

Perempuan yang kini tinggal di di Desa Gemuhblanten Kecamatan Gemuh itu setiap pagi mulai berkeliling.

Dengan tekun, ia mengajari setiap anak khusus kelas 1 SDN 1 Galih agar bisa berhitung, menulis dan membaca.

Katanya, 3 pokok dasar pembelajaran itu akan maksimal jika diajarkan secara tatap muka disertai dengan praktik.

"Pembelajaran ini baru tiga hari mulai Senin kemarin.

Metodenya praktik dan ceramah (teori).

Saya punya 15 siswa dan saya bagi pada 4 rumah dengan durasi pembelajaran sekitar setengah jam," terang Bu Tun di Kendal, Rabu (5/8/2020).

Sebelum pembelajaran visit home, dirinya sudah mempraktikkan pembelajaran daring maupun luring.

Pembelajaran daring dilakukan melalui WhatsApp sedangkan luring berupa penugasan yang diambil oleh masing-masing orangtua siswa.

Kata Jumarotun, kedua metode itu tak berhasil membuat anak didiknya faham dan mengerti pelajaran. Skema daring dirasa lebih berat untuk diterapkan pada siswa kelas satu sekolah dasar.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved