Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Vrus Corona Jateng

28 Orang Positif Corona, Sekolah dan Tempat Layanan Kesehatan di Kota Tegal Tetap Buka

Ditemukannya 28 orang suspek positif Covid-19 di Kota Tegal, tidak mempengaruhi sekolah dan pelayanan publik menjadi tutup

Tayang:
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Wakil Ketua Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kota Tegal, Muhamad Jumadi. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Gugus Tugas Covid-19 Kota Tegal mengungkapkan, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah dan pelayanan publik di puskesmas dan rumah sakit tetap berjala seperti biasanya.

Ditemukannya 28 orang suspek positif Covid-19 di Kota Tegal, tidak mempengaruhi sekolah dan pelayanan publik menjadi tutup.

Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Tegal, Muhamad Jumadi mengatakan, apabila tidak ditemukan kasus Covid-19, maka tidak ada penutupan di sekolah.

Klasemen MotoGP 2020 Jelang Seri Ceska Besok, Quartararo Tercepat di Sesi Latihan Sirkuit Brno

Pengakuan Gilang Bungkus Tersangka Fetish Kain Jarik setelah Tertangkap, Pasrah, Cerita Kelainannya

Ini Biodata Woro Widowati Asal Magelang Sedang Viral, Penyanyi Terpopuler 2020 Spesialis Cover Lagu

Katalog Promo JSM Superindo 7-9 Agustus 2020, Daftar Terbaru Diskon Akhir Pekan Klik di Sini

Namun jika ditemukan kasus dalam satu sekolah, maka sekolah tersebut akan dilakukan penutupan.

"Terkait dengan sekolah, tentu saja apabila di sekolah itu ada, pasti kita lakukan penutupan. Namun kalau tidak, tidak ada penutupan," kata Jumadi dalam konferensi pers pemaparan data Covid-19 di Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota Tegal, Jumat (7/8/2020).

Menurut Jumadi, hal serupa diberlakukan untuk tempat publik seperti puskesmas dan rumah sakit.

Ia mengatakan, tempat pelayanan kesehatan berjalan seperti biasanya.

Jumadi menjelaskan, seluruh rumah sakit dan puskesmas sudah menerapkan protokol kesehatan, dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Kemudian para petugasnya juga sudah menjalani swab test secara mandiri.

"Karena rumah sakit, puskesmas, sudah dilakukan protokol kesehatan. Baik penyemprotan disinfektan, maupun petugas di sana sudah dilakukan swab mandiri," jelasnya. (fba)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved