Berita Regional
Pria Ini Bakar Rumah Suami Pacarnya demi Cari Perhatian dan Tunjukkan Keseriusan
Andy menduga munculnya si jago merah bukan tanpa sebab. Keluarga adiknya diserang seseorang dengan cara dibakar.
TRIBUNJATENG.COM, TANGSEL - Pebakaran rumah terjadi di bilangan Jalan Purnawarman, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (5/8/2020).
Herman selaku pemilik rumah bersama ibunya Nursiyah (62), dan anaknya Keysha (12) menderita luka bakar.
Kejadian tersebut bermula saat Andy, kakak dari Herman, melaporkan kebakaran itu ke Polsek Ciputat sehari setelah kejadian.
• Ormas Solo Protes Keras Logo HUT ke-75 RI Karena Menyerupai Simbol Salib
• Kisah Ayah Curi HP Demi Anak Sekolah Online, Pemilik HP Lemas Setelah Lihat Kondisi Keluarga Pencuri
• Ini Biodata Woro Widowati Asal Magelang Sedang Viral, Penyanyi Terpopuler 2020 Spesialis Cover Lagu
• Nagita Slavina Teriak Histeris saat Bertemu Ariel Noah, Puji Ganteng hingga Salah Tingkah
Andy menduga munculnya si jago merah bukan tanpa sebab.
Keluarga adiknya diserang seseorang dengan cara dibakar.
Laporan bersambut, Unit Reskrim Polsek Ciputat bergerak, mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.
Benar saja, seorang pria bernama Sutanto (ST) ditangkap aparat Reskrim Ciputat terkait dugaan pembakaran rumah Herman, di bilangan Cinere, Depok, Kamis (6/8/2020).
Dari penangkapan Sutanto terungkap bahwa rumah Herman bukan terbakar, melainkan dibakar.
Kapolsek Ciputat, Kompol Endy Mahandika, mengungkapkan, motif dari Sutanto membakar rumah Herman karena urusan percintaan.
Endy memaparkan, Herman memiliki istri bernama Sumarni.
Namun, hubungan mereka tidak berjalan baik hingga pisah ranjang dan sudah dalam pengajuan cerai di Pengadilan Agama Tigaraksa.
Sementara, Sutanto adalah teman SMP Sumarni yang pernah cinta monyet dan kembali bertemu pada tahun 2017.
Sejak saat itu, hubungan Herman dan Sumarni renggang, Sutanto masuk dan menjalin asmara.
Mulai 2017 sampai awal 2020 ini, Sutanto dan Sumarni sempat tinggal satu atap meskipun belum menikah, karena belum ada putusan cerai.
"ST (Sutanto) dan SM (Sumarni) ketemu itu di tahun 2017 kemudian di tahun 2018 bulan Mei mereka hidup bersama sampai bulan Juni 2018.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-kebakaran.jpg)