Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Muncul Klaster Rumah Sakit dan Puskesmas Kota Tegal, Sumbang 9 Kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal

Berkembangnya klaster rumah sakit dan Puskesmas di Kota Tegal, menambah daftar jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tegal menjadi 66

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: m nur huda
IST
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Berkembangnya klaster rumah sakit dan Puskesmas di Kota Tegal, menambah daftar jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tegal menjadi 66 orang.

Tak tanggung-tanggung, sembilan orang warga Kabupaten Tegal yang bekerja sebagai tenaga kesehatan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kota Tegal terkonfirmasi positif Covid-19.

Informasi ini disampaikan juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, Joko Wantoro, Sabtu (8/8/2020) malam kemarin.

Hari Ini 75 Tahun Lalu Bom Nuklir Dijatuhkan di Nagasaki Jepang, Inilah Jenis Pesawatnya

Daftar 10 HP Android Terkencang Juli 2020 Versi AnTuTu, iQoo 3 hingga Oppo Find X2 Pro

Lonjakan kasus Covid-19 ini pun menjadi yang tertinggi sepanjang masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Tegal.

Joko mengungkapkan, pihaknya cukup kesulitan menindaklanjuti kasus konfirmasi yang menimpa rekan sesama profesinya itu.

Dari sembilan kasus, baru empat kasus yang dilaporkan sudah dilakukan pengambilan spesimen swab pada kontak erat keluarga oleh Dinas Kesehatan Kota Tegal, Kamis (6/8/2020) lalu.

Keempatnya adalah, pertama seorang perempuan berinisial AAN, asal Desa Bongkok, Kecamatan Kramat yang bekerja di Dinas Kesehatan Kota Tegal.

Kondisi klinis baik, tanpa gejala, dan saat ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Kasus kedua adalah seorang perempuan berinisial EA, asal Desa Mejasem Timur, Kecamatan Kramat.

EA yang bekerja di Puskesmas Tegal Timur ini tengah menjalani isolasi mandiri di rumah dengan kondisi klinis baik, tanpa gejala.

Ketiga adalah seorang perempuan berinisial RES, asal Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat.

RES yang bekerja di Puskesmas Tegal Timur ini juga tanpa gejala sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Sementara kasus keempat adalah seorang dokter di Puskesmas Tegal Timur berinisial L, asal Desa Bongkok, Kecamatan Kramat.

“Untuk kasus L ini, meski alamat KTP nya tertera warga Desa Bongkok, akan tetapi rumahnya ada di Kota Tegal, termasuk isolasi mandirinya juga di rumahnya di Kota Tegal,” kata Joko, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Sabtu (8/8/2020) malam.

Sementara itu, untuk lima kasus lainnya sampai dengan berita ini diturunkan, pihaknya belum mendapat informasi lebih lanjut dari Dinas Kesehatan Kota Tegal.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved