Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Soal Dugaan Mahar Politik, DPD Nasdem Kabupaten Semarang Minta Bawaslu Pro Aktif

DPD Partai Nasdem Kabupaten Semarang meminta Bawaslu pro aktif dan turun langsung melakukan penyelidikan adanya dugaan mahar politik

Tayang:
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Wakil Ketua DPD Nasdem Kabupaten Semarang Suyana menunjukkan bukti foto kader diduga menerima uang mahar politik saat menggelar jumpa pers, di Gedung PIKK, Tuntang, Kabupaten Semarang, Senin (10/8/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN-DPD Partai Nasdem Kabupaten Semarang meminta Bawaslu pro aktif dan turun langsung melakukan penyelidikan adanya dugaan mahar politik oleh oknum partai Nasdem dalam Pilkada Kabupaten Semarang.

Wakil Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Semarang Suyana mengatakan Bawaslu dengan kewenangan yang dimilikinya diharapkan tidak cuma mendengar atau menerima laporan sepihak.

"Soal dugaan mahar politik pada pasangan calon tertentu ini kami juga meminta Bawaslu turun tangan karena memiliki kewenangan untuk membenarkan atau tidak berdasarkan temuan lapangan," terangnya kepada Tribunjateng.com, saat jumpa pers di Gedung PIKK, Tuntang, Kabupaten Semarang, Senin (10/8/2020).

Kirab Pusaka Dalem 1 Suro Jumakir Aj 1954 Keraton Solo Ditiadakan

Kapolresta Solo Kombes Andy Rifai Kena Pukulan Bertubi Oknum Ormas Saat Evakuasi Korban

BREAKING NEWS: Kemendikbud Izinkan 14 Daerah Kuning Corona di Jateng Buka Sekolah Tatap Muka

Keren! Pembalap Indonesia Andi Farid Finish di Moto2 Sirkuit Brno Ceska, Berikut Hasil Lengkapnya

Menurut Suyana, sebanyak 12 DPC Partai Nasdem Kabupaten Semarang dalam waktu dekat ini juga akan melaporkan secara resmi ke Bawaslu Kabupaten Semarang.

Ia menambahkan, sejak rekomendasi dukungan dari Partai Nasdem keluar pada 29 Juli sampai hari ini ada dugaan sejumlah uang dengan nilai setiap kursi koalisi dihargai Rp 100 juta.

"Jika dihitung apabila saat ini Nasdem di DPRD mendapatkan 3 kursi maka nilai total Rp 300 juta. Nah, hasil investigasi kami baru diserahkan uang muka sejumlah Rp 150 juta," katanya

Dikatakannya, adanya praktik mahar politik itu sangat mencedarai semangat Partai Nasdem yang mengusung tagline partai anti mahar.

Pihaknya menyatakan, dari 12 DPC pada 19 kecamatan di Kabupaten Semarang menolak keras praktik mahar politik dari paslon yang akan maju di Pilkada 2020.

"Internal partai kami sudah melaporkan ke mahkamah partai. Maka kami berharap DPP juga bersikap, jika tidak merespon kami akan berlalih mendukung calon lain," ujarnya (ris)

Wanita Ini Hampir Pingsan karena Malu Diberi Hukuman saat Terjaring Razia Masker di Semarang

Ormas Solo Protes Keras Logo HUT ke-75 RI Karena Menyerupai Simbol Salib

Mata Nenek Bengkak Kena Semburan Bisa Ular Kobra 1 Meter, Jeritannya Nyaring Mengagetkan Warga

27 Ribu Warga Semarang Belum Urus KTP, Hendi Lakukan Pantauan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved