Eks Bek Man United Akui Nyaris Dibunuh Ibrahimovic, Gara-hara Dua Kata Ini
Eks bek Manchester United, Marcos Rojo, mengaku nyaris dibunuh Ibrahimovic karena mengeluarkan makian dengan dua kata.
"Saya juga berhenti dan mengatakan, 'Apa yang Anda katakan kepada saya?'."
"Namun, di dalam diri saya berharap ada seseorang yang akan memisahkan kami karena Zlatan bisa saja membunuh saya."
"Lalu, rekan-rekan dari Inggris, yang semuanya berpostur besar, memisahkan kami."
"Jose Mourinho kemudian masuk ke ruang ganti sambil berteriak, mengacak-acak botol. Terjadi kekacauan di ruang ganti."
"Lalu, semuanya selesai. Kami menang dan lolos ke babak berikutnya."
"Keesokan harinya, saya sarapan lebih pagi."
"Saya merasa leher saya dicengkeram. Saya tidak bisa berbalik dan Zlatan mengatakan 'Apa yang Anda katakan kepada saya?', kemudian dia mulai tertawa."
"Bagaimanapun, saya bersyukur gerakan karate itu hanya candaan karena saya bisa tamat dan tidak akan pernah bisa melepaskan diri," ucap Rojo melanjutkan.
Meski makian hidung besar sempat menjadi masalah, Marcos Rojo mengaku mendapat pelajaran berharga dari sosok Zlatan Ibrahimovic.
"Zlatan memiliki kepribadian yang hebat. Dia seorang pemenang," ujar Marcos Rojo.
"Dia menyerang Anda karena dia ingin menang. Dia tahu bahwa Anda bisa berkontribusi lebih."
"Saya belajar banyak dari Zlatan. Salah satu pemenang terhebat yang pernah saya lihat," tutur Rojo lagi.
Semasa berseragam Manchester United, Zlatan Ibrahimovic mengukir 29 gol dan 10 assist dari 53 pertandingan di semua kompetisi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ibra-marah.jpg)