Breaking News:

Berita Wonosobo

Ingin Wisata ke Wonosobo? Wisatawan Diwajibkan Rapid Test oleh Pemkab

Angka pasien terkonfirmasi positif Covid 19 di Kabupaten Wonosobo meningkat tajam dalam dua pekan terakhir.

IST
Rapat evaluasi yang dihadiri Gugus Tugas Covid 19 kabupaten dan bebeta0a kecamatan, pengelola basecamp pendakian gunung di wilayah KKPH Kedu Utara dan Perhutani di Setda Wonosobo, Rabu (19/8) 

TRIBUNJATENG COM, WONOSOBO - Angka pasien terkonfirmasi positif Covid 19 di Kabupaten Wonosobo meningkat tajam dalam dua pekan terakhir.

Pemerintah Kabupaten Wonosobo melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan protokol kesehatan, khususnya terkait penyelanggaraan wisata pendakian gunung maupun wisata pada umumnya di Kabupaten Wonosobo.

Rapat evaluasi yang dihadiri Gugus Tugas Covid 19 kabupaten dan bebeta0a kecamatan, pengelola basecamp pendakian gunung di wilayah KKPH Kedu Utara dan Perhutani di Setda Wonosobo, Rabu (19/8) itu menghasilkan beberapa poin.

Biadab, Rombongan Klitih di Jombor Yogyakarta Buru Korbannya Sabetkan Sajam Berulang-ulang

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Bayi Karanganyar Tewas Tercebur Sumur Saat Dimandikan Orangtuanya

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Tasya dan Pacar Tewas Kecelakaan Ditabrak Mobil Pajero, Ayah Lemas

Detik-detik Ustaz Insan Mokoginta Wafat saat Sholat Terekam Kamera, Banjir Doa Netizen, Ini Sosoknya

Di antara poin itu, menurut Sekda Wonosobo yang juga Sekretaris Gugus Tugas Covid 19 One Andang Wardoyo, ledakan wisatawan di sejumlah objek yang dibuka masih menjadi permasalahan bersama dalam pengelolaannya.

Dalam kondisi seperti itu, protokol kesehatan nyatanya sulit diterapkan.

Baik menyangkut kewajiban mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak aman, hingga wajib sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan sehat.

Masalahnya, Andang menyebut, surat keterangan sehat yang dipersyaratkan selama ini tidak dipatuhi wisatawan dengan baik.

Buktinya, banyak wisatawan yang meminta pelayanan surat keterangan sehat ke puskesmas atau klinik kesehatan di bawah Dinas Kesehatan Wonosobo di sekitar komplek wisata atau besecamp pendakian.

"Ini menambah beban kerja tenaga kesehatan yang jumlahnya sangat terbatas dan harus dijaga dari potensi terinfeksi Covid 19," katanya, Jumat (21/8).

Pihaknya khawatir, jika kondisi ini dibiarkan dan tidak diambil langkah serius, keselamatan masyarakat akan terancam hingga munculnya klaster baru Covid 19 di tempat-tempat wisata.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved