Berita Semarang
Wajah Pelaku Pengeroyokan dan Pembacokan Pemuda Semarang, Rian Bacok Pakai Pedang Samurai
Polsek Semarang Tengah berhasil menangkap pelaku utama pengeroyokan di depan gapura Jalan Wotgandul Dalam 1A Semarang Tengah Kota Semarang.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polsek Semarang Tengah berhasil menangkap pelaku utama pengeroyokan di depan gapura Jalan Wotgandul Dalam 1A Semarang Tengah Kota Semarang.
Sebelumnya Polisi terlebih dahulu meringkus dua pelaku lain yang membantu aksi pengeroyokan.
"Betul semua pelaku ada tiga orang berhasil kami tangkap,sekarang masih dalam pemeriksaan intensif," terang Kapolsek Semarang Tengah Kompol Didi Dewantoro kepada Tribunjateng.com, Jumat (21/8/2020).
• Pengelola Basecamp Prau Dieng Keberatan Ada Syarat Rapid Test Bagi Pendaki
• Biadab, Rombongan Klitih di Jombor Yogyakarta Buru Korbannya Sabetkan Sajam Berulang-ulang
• Penutupan Jalan Siliwangi Semarang Dari Exit Tol Krapyak Hingga Simpang Hanoman Mulai Senin Tulat
• Penampakan Motor Honda CB 100 Milik M Rio Saputra, Jadi Bukti Sejarah di PSIS Semarang
Kompol Didi menjelaskan, ketiga pelaku masing-masing Rian Tri Ananto (28).
Rian berperan sebagai yang membacok korban menggunakan pedang samurai.
Berikutnya Oky Dimas Pratama (27)
Ia berperan memegangi korban.
Kemudian Kastoyo (58) saat kejadian pelaku berperan sebagai orang yang menendang korban.
Ketiganya merupakan warga Jalan Wotgandul Dalam IA Kelabahan Kec. Semarang Tengah Kota Semarang.
"Tersangka Kastoyo dan Oki Dimas ditangkap di Kaliwungu Kendal Rabu (19/8/2020) pukul 02.00."
"Tersangka utama Rian ditangkap di Jalan Semarang-Purwodadi usai kabur dari Kabupaten Lamongan, Kamis (20/8/2020) malam," paparnya.
Kapolsek menuturkan, kronologi kejadian pengeroyokan bermula saat pelaku Kastoyo sedang duduk di depan rumah sambil merokok.
Tiba-tiba datang tiga orang Rian, Oky dan seorang temannya.
Selang lima menit kemudian, korban bernama Muhammad Rizki Tiara Alhaddad (25) warga Jalan Citarum Tengah Kelurahan Bugangan Kecamatan Semarang Timur Kota Semarang datang menghampiri pelaku.
Korban datang dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat yang diparkir di depan gang.
Korban masuk ke dalam gang dengan berjalan kaki sambil membawa kotak terbuat dari kayu yang berisi sampah.
Melihat korban datang, Rian masuk ke dalam rumah kemudian keluar kembali dengan membawa senjata pedang samurai lalu menghampiri korban.
Setelah berhadapan, korban melempar kotak sampah tersebut ke tersangka Rian hingga terjatuh.
Korban kemudian lari sehingga dikejar para tersangka.
Saat itulah dimulai aksi pengeroyokan, Kastoyo menendang korban sebanyak dua kali.
Tersangka Oky lalu memegang korban agar tidak bisa lari.
Rian selanjutnya langsung menganiaya korban dengan senjata tajam yang dibawanya.
Ia melayangkan samurai ke korban sebanyak empat kali namun ditangkis korban menggunakan kedua tangan hingga mengakibatkan luka-luka di bagian tangan.
"Setelah melakukan aksi pengeoroyokan mereka melarikan diri. Korban lalu dibawa ke RSUP Kariadi," ujarnya.
Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa pedang samurai yang digunakan Rian untuk menyabet korban.
Adapula baju berlumuran darah milik soerang tersangka yang dibuang ke atap rumah milik saudaranya.
"Motif para pelaku adalah dendam pribadi ke korban," jelas Kompol Didi.
(Iwn)
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Pemuda Semarang Tewas Ditusuk, Polisi Dapat Rekaman CCTV
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Tasya dan Pacar Tewas Kecelakaan Ditabrak Mobil Pajero, Ayah Lemas
• Kisah Dwi Apri Polwan Cantik Polda Jateng Bisnis Stand Pot, Raup Jutaan Rupiah Dalam Seminggu
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Bayi Karanganyar Tewas Tercebur Sumur Saat Dimandikan Orangtuanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pelaku-utama-rian-di-polsek-semarang-tengah-jumat-2182020.jpg)