Breaking News:

Berita Regional

Sebelum Subuh, Eko Driver Ojol Yogyakarta Ciut Nyali Lihat Pelaku Klitih Bawa Parang Kejar Pemotor

Aksi klitih atau kejahatan jalanan dengan motif yang tidak jelas diduga masih berkeliaran di Yogyakarta.

Editor: galih permadi
Via Tribunjogja
Ilustrasi Pembacokan 

Di depan warung Gudeg Yu Djum, ada dua orang sedang menunggu seseorang.

Ketika rombongan pengendara melintas di depan warung gudeg Yu Djum, dua orang tersebut mengeluarkan parang.

"Dua orang ini mengeluarkan senjata tajam berupa parang dan mengejar rombongan sepeda motor itu, usianya sekitar usia remaja," imbuhnya.

Saat kejadian, Eko mengaku hanya seorang diri menyaksikan drama pengejaran pengendara motor tersebut.

"Setelah itu saya tidak tahu lagi. Ini sangat meresahkan bagi driver ojol seperti kami," ujarnya.

Dari pengalamannya tersebut, ia meminta agar pemerintah dan kepolisian segera menindak tegas kejahatan jalanan tersebut.

"Kalao saya tindakan kejahatan kriminal jalanan harus diberantas sampai ke akar-akarnya untuk menciptakan Jogja aman nyaman bagi semua masyarakat," tandasnya.

Sementara itu, kepolisian tengah menyelidiki kasus klitih yang menimpa Agung Setyobudi (33) di Ring Road Utara Yogyakarta, tepatnya di barat Flyover Jombor, Jumat (21/8/2020) dini hari.

Akibat kekerasan yang dilakukan sejumlah pelaku, korban mengalami tujuh luka bacok.

Dia pun harus dirawat di RSA UGM setelah sabetan senjata tajam tersebut melukai sejumlah bagian tubuh.

Ada di bagian perut, tangan mengalami empat luka, perut satu luka, dan punggung satu luka.

Mujur nyawa Agung selamat dari kebiadaban para pelaku. 

Kapolsek Mlati, Kompol Hariyanto mengatakan kasus klitih yang menimpa Agung masih dalam penyelidikan pihaknya.

Polisi belum bisa mengungkapkan lebih jauh hasil dari penyelidikan karena masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi dan korban.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved