Berita Semarang
Lebih Kritis Memecahkan Masalah, Ikuti Seminar Online Tribun Academy Selasa 24 Agustus 2020
Mau tidak mau, seseorang harus bisa memecahkan masalah tersebut yang tentu dengan kemampuan berpikir kritisnya
Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Setiap individu tentu pernah dihadapkan dengan suatu masalah baik kecil maupun besar.
Mau tidak mau, seseorang harus bisa memecahkan masalah tersebut yang tentu dengan kemampuan berpikir kritisnya.
Asah kemampuan berpikir kritis Anda dengan mengikuti seminar online Fresh Graduate Learning Program (FGLP) bersama Professional Human Resource Development (PHRD) Jawa Tengah Selasa 25 Agustus 2020 besok.
Dengan tema "Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis dalam Memecahkan Masalah dan Mencari Solusi", narasumber MC Dini Hendriatmaja seorang praktisi HR akan memberikan materi terkait cara mengasah kemampuan berpikir kritis dan mengolah masalah menjadi tantangan meningkatkan kualitas diri.
Seminar dimulai pukul 10.00 WIB yang dapat diakses melalui www.tribunacademy.com.
Ketua PHRD Jateng, Agung Budiono Tri Harjanto mengungkapkan, tema ini merupakan salah satu dari acara seminar online fresh graduate series.
PHRD dalam hal ini berusaha memfasilitasi peserta dengan berbagai materi untuk meningkatkan pengetahuan mereka.
"Ketika seseorang akan bekerja atau melakukan apapun, yang dibutuhkan pertama kali adalah berpikir positif.
Seseorang harus punya pandangan yang baik apapun yang dikerjakan baik di perusahaan maupun usaha sendiri.
Ketika seseorang itu punya pola pikir yang positif, maka yang lainnya akan masuk dengan mudah," ungkapnya kepada tribunjateng.com, baru-baru ini.
Itulah sebabnya, kata Agung, seminar online ini menyasar para lulusan yang sedang mencari pekerjaan tingkat sekolah menengah atas (SMA) atau SMK sederajat maupun strata.
Selain itu, juga bagi para lulusan yang telah memasuki dunia kerja.
Menurutnya, dengan mengkuti seminar ini dapat menunjang softskill para peserta.
"Dengan kami membuat FGLP ini kami menyasar para pencari kerja, mahasiswa, dan dari lulusan SMK karena selain hardskill yang didapat dari sekolah, mereka juga butuh softskill yang mungkin belum diajarkan di sekolah.
Jadi kami memberi training untuk program softskill sesuai tema agar mereka lebih siap untuk memasuki dunia kerja," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/lebih-kritis-memecahkasa-24-agustus-2020-besok.jpg)