Breaking News:

Jelang Pendaftraan, KPU Demak: Dua Paslon Sudah Koordinasi ke KPU

Pendaftaran bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Demak tinggal sebentar lagi.

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Pendaftaran bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati tinggal sebentar lagi. Di Kabupaten Demak, dua bakal paslon bupati dan wakil bupati sudah mendeklarasikan diri akan maju dalam Pilbup 9 Desember 2020 nanti.

Adapun dua bakal paslon tersebut adalah Estianah-Joko Sutanto dan Mugiono-Gus Badrudin

Estianah dan Joko Sutanto telah menerima rekomendasi PDIP, PKB, PPP, PAN, Golkar, dan Demokrat agar bisa memimpin Demak pada 2021-2024.

Sementara itu bakal paslon Mugiono-Gus Badrudin yang mendapat rekomendasi dari Gerindra dan Nasdem juga bersiap bersaing di Pilbup Demak.

Kedua bakal paslon berencana akan mendaftar ke KPU Demak pada hari pertama pendaftaran pencalinan, Jumat, (4/9/2020) .

KPU Demak juga melakukan persiapan untuk menyambut dan menerima dua bakal paslon yang akan melakukan proses pendaftaran.

Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Demak Abdul Latif mengatakan, pihaknya telah menyiapkan help desk pencalonan. Sehingga, semua orang yang konsultasi dan informasi tentang pencalonan tinggal mengakses layanan itu.

Selain itu, kata dia, KPU Demak telah berkoordinasib dengan stakeholder yang berkaitan dengan keabsahan calon.

"Semua partai peserta Pilbup Demak 2020 sudah berkoordinasi dengan kami melalu pertemuan formal. PDIP dan Nasdem juga berkonsultasi terkait pendaftaran," tuturnya saat ditemui Tribunjateng.com, di Kantor KPU Demak, Jalan Kyai Turmudzi, Senin, (31/8/2020).

"Kalau dari PDIP melalui telepon menanyakan rekomendasi yang harus menggunakan materai. Karena itu wajib. Nasdem menanyakan berkas calon."

Dia berharap parpol pengusung aktif berkonsultasi dan berkoordinasi dengan KPU Demak terkait pemenuhan persyaratan pencalonan dan persyaratan calon.

"Agar ketika melakukan pendaftaran tidak terjadi kekurangan atau ketidakabsahan dokumen," terangnya.

Menurutnya, titik tekan syarat pencalonan adalah formulir model B.1-KWK yang merupakan formulir rekomendasi untuk bakal pasangan calon dari DPP parpol yang harus bermaterai.

Selain itu, Latif juga mengingatkan bakal paslon yang hendak mendaftar harus membawa hasil pemeriksaan swab test.

Karena, kata dia, itu juga menjadi syarat penting yang harus dilengkapi bakal paslon. Apalagi saat ini masih pandemi corona. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved