Dosen FISIP Undip Dzunuwanus Gulam Manar: Pesepeda dan Masyarakat Harus Mempunyai Kultur yang Baik
Penyediaan Jalur bagi pesepeda seharusnya dibarengi dengan pembiasaan kultur yang baik di masyarakat.
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penyediaan Jalur bagi pesepeda seharusnya dibarengi dengan pembiasaan kultur yang baik di masyarakat.
Pengamat Kebijakan pemerintah yang juga merupakan Dosen FISIP Undip Dzunuwanus Ghulam Manar mengatakan tak sedikit terjadi persinggungan antara pesepeda dengan pengguna jalan maupun masyarakat lainnya.
Hal itu karena kultur yang baik dalam pesepeda belum terbentuk dengan di Masyarakat.
"Perlu dilakukan kampanye bersepeda dengan baik, bisa melibatkan komunitas pesepeda. Karena tentunya baik masyarakat maupun pesepeda ingin merasa nyaman dengan adanya pesepeda, " ujarnya.
Menurutnya kultur yang saat ini terbangun di masyarakat yakni seperti para pengguna jalan dan pesepeda saling bersinggungan karena tidak sabar menggunakan jalan, perilaku pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pesepeda di jalan, dan sikap sentimentil dari kedua belah pihak. Menurutnya pembangunan kultur bersepeda dengan baik akan memberikan rasa nyaman dan aman baik pengguna jalan maupun pesepeda.
"Di era digital ini tentunya semakin mudah, karena memanfaatkan digital untuk kampanyenya seperti pembuatan video teaser tentang bersepeda baik, maupun bisa bersama dengan para komunitas pesepeda," katanya.
Selain itu, bisa juga para pesepeda ini dapat ditampung dalam satu wadah forum sehingga dapat dilakukan komunikasi timbal balik antara pesepeda dengan pemerintah maupun dengan stakeholder lainnya. Sehingga ketika ada hal yang terjadi perselisihan dapat dicarikan jalan keluar.
"Jangan sampai para pesepeda mampu membeli sepeda, namun sayangnya attitude (sikap) mereka tidak menunjukan pesepeda yang baik" ujarnya.
Dirinya pun juga mendorong agar terbitnya segera peraturan dari pemerintah Kota Semarang untuk mengatur lalu lintas dan pesepeda. Hal itu agar para pesepeda merasa nyaman di jalanan Kota Semarang
"Pilihan tepat jika menggunakan Perwal. Karena prosesnya cepat, jika perda terlalu lama prosesnya sedangkan saat ini sudah banyak sekali para pesepeda," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tribun-forum-jalur-sepeda.jpg)