Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilwakot Semararang 2020

Hendi-Ita Akan Daftar Pilwakot Semarang 2020 Seusai Sholat Jumat

Pasangan petahana Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) akan mendaftarkan diri sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Semar

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: galih permadi
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
PASANGAN PETAHANA - Hendrar Prihadi dan Hevearita G Rahayu saat deklarasi dukungan partai politik di Hotel Santika Premiere, Selasa (1/9). Rencananya, pasangan petahana itu akan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat (4/9) besok. KPU minta pada proses pendaftaran, parpol tidak melibatkan massa. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasangan petahana Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) akan mendaftarkan diri sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Semarang di Pilwakot Semarang 2020, pada Jumat (4/9/2020).

Hendi, sapaan akrabnya mengatakan, pihaknya akan mematuhi protokol kesehatan dengan tidak mendatangkan massa saat pendaftaran nanti.

"Rencana 4 September kami salat Jumat diteruskan mendaftar KPU," ucap Hendi.

Menurut Hendi, pembatasan orang yang boleh datang saat pendaftaran menjadi tantangan tersendiri. Pihaknya tidak dapat menarik simpati masyarakat dengan mendatangkan warga dalam jumlah banyak, melainkan harus menata agar setiap tahapan Pilwakot dipastikan tertib dan aman.

"Kita harus menata supaya kampanyenya jadi kampanye yang tertib bisa menyampaikan pesan kepada mayarakat dan mayarakat merasa aman dan sehat," ucapnya.

Dia mengaku, 99 persen siap mendaftarkan diri ke KPU dan sudah menyiapkan persyaratan administrasi yang harus dikumpulkan.

"Insya Allah sebagian sudah dicicil. Teman-teman partai sudah tanda tangan semua. Visi-misi sudah sampai pada titik akhir. Insya Allah 99 persen sudah siap," ucapnya.

Di sisi lain, terkait model kampanye, calon petahana wakil wali kota yang akrab disapa Ita mengatakan, kampanye nantinya tetap berjalan. Meski kotak kosong, tentu ini tetap menjadi lawan yang memiliki nomor urut selayaknya Hendi-Ita.

"Kami belum mengalami (kotak kosong) jadi anggap saja mereka kompetitor. Kami harus betul-betul menata dan membuat kampanye lebih menarik masyarakat untuk datang ke TPS pada 9 Desember," paparnya, Rabu (2/9/2020).

Adanya pandemi ini, lanjut Ita, daring juga bisa menjadi alternatif untuk melakukan kampanye program-program yang akan dilaksanakan.

"Karena covid tidak boleh ramai-ramai. Lebih banyak daring tapi bisa menjaring masyarakat luas. Program-program harus selalu dikampanyekan," katanya. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved