Breaking News:

Promoter Polda Jateng

Sakit Hati dan Dendam, Wanita Hamil di Semarang Ini Bakar Rumah Mertua

Seorang warga RT 2/RW 01 Dusun Ujung-ujung, Desa Ujung-ujung Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang terancam hukuman penjara selama 12 tahun kurungan.

TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono saat gelar perkara di Mapolres Semarang, Rabu (2/9/2020). TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Seorang warga RT 2/RW 01 Dusun Ujung-ujung, Desa Ujung-ujung Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang terancam hukuman penjara selama 12 tahun kurungan.

Dia adalah Whany Sulistiyowati (24) tidak lain adalah menantu Rokim (63) pelapor sekaligus korban dalam peristiwa kebakaran rumah pada 18 Agustus 2020 sekira pukul 08.30 WIB.

Kapolres Semarang AKBP Gatot Hendro Hartono dalam gelar perkara mengatakan peristiwa pembakaran rumah tidak terjadi hanya sekali.

"Tetapi pada 17 Agustus sekira pukul 23.30 WIB pada samping rumah korban telah terjadi pembakaran rumah diduga menggunakan bahan cair.

Hanya saja berhasil diketahui korban dan berhasil dipadamkan," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Mapolres Semarang, Rabu (2/9/2020)

AKBP Gatot menjelaskan, dari hasil keterangan pelaku motif pembakaran rumah dengan korban tidak lain adalah karena sakit hati kemudian muncul dendam pribadi.

Ia menambahkan, dari kejadian itu barang milik korban yang telah sempat terbakar diantaranya satu buah kasur busa dan tempat tidur terbuat dari kayu.

"Kemudian sejumlah pakaian serta gorden kamar.

Sedangkan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 2,5 juta.

Atas perbuatan tersangka dijerat pasal 187 KHUP hukuman maksimal 12 tahun penjara," katanya

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved