Breaking News:

Berita Tegal

Farikhin Sebut Penjualan Batik Khas Tegal Sudah Kembali Normal

Angka produksi dan penjualan batik khas Tegal atau batik tegalan di Koperasi Cempaka Mulya, kembali menggeliat di masa new normal.

TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Seorang perajin batik tegalan di Koperasi Cempaka Mulya, Kota Tegal, sedang melakukan proses pembatikan dengan cara cap, Jumat (4/9/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Angka produksi dan penjualan batik khas Tegal atau batik tegalan di Koperasi Cempaka Mulya, kembali menggeliat di masa new normal.

Sebelumnya, penjualan di sentral industri batik tegalan tersebut, sempat surut karena pandemi Covid-19.

Kasi Industri Kreatif dan Kerajinan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal, Farikhin mengatakan, angka produksi di sentral industri batik tegalan Koperasi Cempaka Mulya, sudah kembali normal.

Ia mengatakan, produksi sempat menurun karena pemesannya mengurang.

"Alhamdulillah di masa new normal produksi sudah normal lagi, seminggu bisa 30 buah batik. Di masa pandemi sempat turun, hanya 10 sampai 20 buah kain per minggu," kata Farikhin kepada tribunjateng.com, Jumat (4/9/2020).

Farikhin menjelaskan, angka penjualan juga meningkat mengiringi angka produksi.

Saat ini pemesanan sudah kembali banyak.

Ia mengatakan, dalam satu minggu bisa terjual 10 buah batik lebih.

Semasa pandemi Covid-19 dalam satu minggu, hanya terjual dua sampai tiga buah batik.

Farikhin menjelaskan, hasil produksi ada batik tulis klasik dan batik tulis modern.

Kemudian ada juga batik cap dan batik semi tulis.

"Di sini berbagai macam motif batik tegalan ada. Karena berbagai perajin batik tegalan berkumpul. Ada dari Kelurahan Keturen, Bandung, Kalinyamat, Tunon, di sini tempatnya," ungkapnya. (fba)

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved