Breaking News:

Pilkada 2020

Kata Mirna Seusai Ditinggal Gerindra hingga Tak Bisa Maju di Pilkada Kendal 2020

Bupati Kendal Mirna Annisa berlapang dada seusai dipastikan tidak bisa maju pada kontestasi Pilkada Kendal 2020.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Bupati Kendal Mirna Annisa saat mengikuti kegiatan RT RW di Kecamatan Limbangan, Selasa (10/3/2020). 

Selain itu, kata Mirna, seorang pemimpin juga perlu memiliki sifat dinamis lantaran dinamika dalam satu negara sangatlah cepat prosesnya.

Pada saatnya nanti, siapapun yang menjabat berada pada posisi sebagai pemangku amanah tertinggi yang perlu ditiru dan dianut kebijakannya.

Bagaimana dengan fokus menjalankan pemerintahan Kendal hingga berakhir masa jabatan?

Mirna ingin memaksimalkan apa saja yang bisa diberikan untuk masyarakat. 

Terlebih hal-hal yang sekiranya belum mencapai target sebagaimana janjinya dalam bentuk visi misi saat diusung menjadi calon bupati.

Seperti halnya kesejahteraan masyarakat, peningkatan jalan, pembangunan hingga kesehatan.

"Soal Covid-19, ini kan tidak kasat mata dan terus kami upayakan pencegahan.

Pembangunan jalan sudah 94 persen dan kita harapkan nanti selesai, juga pembangunan lain," terangnya.

Ia juga berharap pada kontestasi Pilkada 2020 nanti, masyarakat bisa menjaga konduktivitas bersama guna menghindari konflik-konflik yang tidak diinginkan.

"Kita bantu pihak terkait supaya terselenggara pemilu damai," tandasnya.

Kans Tertutup

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved