Breaking News:

Lewat Pantura Pati Bisa Mampir Cicipi Soto Ayam Kopyok Juwana

Lewat Pantura Pati Bisa Mampir Cicipi Soto Ayam Kopyok Juwana. Cara masaknya beda dengan soto Boyolali

tribunjateng/mahasiswa UIN Magang
Soto Ayam Kopyok Pak Ngadi di Jalan Diponegoro, Juwana, Kabupaten Pati. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Rasanya tidak lengkap jika berkunjung ke Pati tidak mencicipi kulinernya. Selain terkenal dengan bandeng presto, ternyata di Kota Pati Bumi Mina Tani memiliki makanan khas lain, namanya soto kopyok.

Soto Kopyok merupakan soto ayam khas Kabupaten Pati. Rasanya gurih, sedikit manis, dan sedap menjadi citarasa tersendiri. Makanan ini cukup mudah ditemukan di berbagai sudut Kabupaten Pati. Salah satu kedai soto yang populer ialah Soto Ayam Kopyok Pak Ngadi. Lokasinya berada di Jalan Diponegoro, Juwana, Kabupaten Pati.

Warung makan ini sudah buka sejak tahun 1988. Saat ini dikelola oleh generasi kedua. Dia adalah Wati (44), istri dari pemilik kedai soto kopyok tersebut. “Awalnya tempat ini milik suami saya, namun sudah meninggal kemudian saya yang melanjutkan,” kata Wati saat ditemui di warung Soto Kopyok Pak Ngadi, Senin (24/8/2020) sore.

Soto Ayam Kopyok Pak Ngadi di Jalan Diponegoro, Juwana, Kabupaten Pati.
Soto Ayam Kopyok Pak Ngadi di Jalan Diponegoro, Juwana, Kabupaten Pati. (tribunjateng/mahasiswa UIN Magang)

Menurut Wati, soto kopyok ini berbeda dengan soto kemiri. Perbedaanya terletak pada cara penyajiannya. Soto kemiri yang sudah dimasukkan ke dalam mangkuk cukup dikasih kuah. Sedangkan soto kopyok, yang sudah dimasukkan ke dalam mangkuk kecil dikembalikan lagi ke panci kuah, kemudian diberikan kuah lagi dari panci kuah yang sama. Proses tersebut dilakukan berulang-ulang supaya bumbu meresap dalam nasi hangat.

Bahan soto kopyok menggunakan bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri, tumbar, jinten , laos, kencur, dan kunyit. Adapun cara membuatnya, untuk kaldu ayam rebus ayam dengan air sampai matang. Angkat ayam dan goreng, sisihkan untuk suwiran sotonya. Kemudian tumis bumbu halus, setelah harum masukkan ke dalam rebusan kaldu ayam tadi. Tambahkan santan dan masak dengan api kecil hingga bumbunya meresap.

Warna kuah soto kopyok sedikit keruh dan memiliki aroma rempah khas karena terdapat campuran santan dan bumbu dalam kuahnya. Satu mangkuk berisi nasi, tauge, suwiran ayam, dan taburan bawang goreng yang disiram dengan kuah. Selain itu, ada daging ayamnya disajikan sebagai lauk terpisah. Untuk menambahkan kelezatannya, dapat ditambahkan sambal, kecap, dan jeruk nipis sesuai selera.

Warung sederhana ini selalu ramai pembeli dan cepat habis saat malam hari. Bahkan ada yang rela antre. Selain bisa menikmatinya, di sana juga bisa melihat secara langsung cara penyajiannya. Harga soto ayam kopyok cuma Rp 5.000 satu porsi. Penasaran? (Mahasisiwa UIN Walisongo Magang Jurnalistik di Tribunjateng.com/Naghma Rangella L dan Faricha Azizah)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved