Berita Pekalongan
Kisah Duka ke Dapur Usaha: Keripik Pedas Manis RICCO UMKM Pekalongan Tembus Ritel Modern
Berangkat dari kondisi kehilangan suami, Furoah memilih bangkit dengan merintis usaha makanan ringan rumahan.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kisah ketangguhan seorang pelaku UMKM di Kota Pekalongan kembali mengemuka.
Berangkat dari kondisi kehilangan suami, Furoah memilih bangkit dengan merintis usaha makanan ringan rumahan.
Setelah melalui berbagai percobaan usaha, ia kini menemukan jalannya melalui produk keripik singkong pedas manis bermerek RICCO yang mulai dikenal luas dan bahkan berhasil menembus jaringan ritel modern seperti Alfamart.
Furoah mengisahkan, usaha yang dirintisnya sekitar tahun 2014 itu tidak langsung berjalan mulus.
Ia sempat mencoba berjualan aneka kue seperti sus dan risol, namun belum menemukan keberlanjutan usaha yang stabil.
Hingga akhirnya, ia memilih fokus pada keripik pedas manis berbahan dasar singkong, melihat kebiasaan masyarakat Indonesia yang gemar mengonsumsi camilan gurih dan pedas.
"Keripik singkong ini relatif aman dari sisi ketersediaan bahan baku, dan orang Indonesia memang suka rasa pedas.
Apalagi kalau dipadukan dengan manis, gurih, dan sedikit asam, rasanya jadi lebih kaya," ujarnya, Jumat (3/4/2026).
Baca juga: Ini Syarat Ketat Bagi ASN di Banyumas yang WFH Tiap Jumat
Nama RICCO sendiri diambil dari bahasa Italia yang berarti 'kaya' mencerminkan cita rasa produknya yang berlapis gurih, pedas, manis, hingga sedikit asam sebagai pelengkap.
Meski demikian, sensasi pedas tetap menjadi rasa dominan yang membuat produk ini digemari.
Dalam perjalanan usahanya, Furoah sempat menggunakan bahan baku 'gelo', sejenis umbi-umbian yang menghasilkan keripik lebih renyah dibandingkan singkong.
"Namun, keterbatasan stok di pasaran membuatnya beralih ke singkong yang lebih mudah didapat.
Meski begitu, tetap menjaga kualitas rasa dengan metode produksi yang konsisten, termasuk menakar bahan baku secara presisi," imbuhnya.
Pemasaran awal dilakukan dengan menitipkan produk di toko-toko sekitar Kota Pekalongan, kemudian berkembang hingga menjangkau wilayah Kabupaten Pekalongan, Batang, Comal, Pemalang, dan Tegal.
Meski kini distribusi di beberapa daerah tersebut tidak lagi berjalan, justru pencapaian baru berhasil diraih dengan masuknya produk RICCO ke jaringan Alfamart di Kota Pekalongan.
| Pemkot Pekalongan Tancap Gas Sinkronkan Program, Hindari Tidak Tumpang Tindih dengan Pusat |
|
|---|
| Plt Bupati Sukirman : Pembangunan Tak Hanya Fisik, Peran MUI Penting Bentuk Karakter Umat |
|
|---|
| Polisi Sita 82 Motor, Hendak Balap Liar di Exit Tol Setono Pekalongan |
|
|---|
| Mutasi Besar di Polres Pekalongan, Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Lantas, dan Kasat Reskrim Diganti |
|
|---|
| PSEL di Kota Pekalongan Siap Dibangun, Perkuat Kolaborasi Regional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260404_keripik-RICCO.jpg)