Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liputan Khusus

Pemesanan Buku Lewat WA di Gramedia Meningkat Selama Pandemi

Toko Buku Gramedia juga mengalami dampak penurunan penjualan buku selama pandemi covid-19. Namun berbagai upaya dilakukan

Tayang:
Editor: iswidodo
tribunjateng/faizal m affan
Toko Buku Gramedia Pandanaran memberikan diskon 40 persen 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Selama masa pandemi ini banyak hal bisa dilakukan untuk menyiasati situasi dengan tetap menaati protokol kesehatan. Toko Buku Gramedia juga mengalami dampak penurunan penjualan buku selama pandemi covid-19. Namun berbagai upaya dilakukan untuk terus melayani konsumen, satu di antaranya adalah pemesanan buku lewat Watshaap atau medsos lainnya.

Selain bisa berbelanja di toko, pihak Gramedia juga memberikan kemudahan pembelian buku melalui Whatsapp maupun Instagram. Pelanggan tinggal memesan barang melalui Whatsapp, lalu admin toko akan mencarikan bukunya.

"Setelah ditansfer uangnya, baru kami kemas dan kirim. Tidak ada batasan quota. Mau beli satu pun tetap kami kirim. Bahkan pengalaman kemarin ada yang beli dari Sulawesi. Padahal di sana toko Gramedia kan juga ada. Itu mungkin karena cocok-cocokan saja," kata Ismedi, Staff Gramedia kepada Tribunjateng.com.

Dijelaskannya, misal stok di toko Semarang habis, maka akan dicarikan di toko lain. Itu namanya transfer order. "Tiap hari meningkat terus yang pesan lewat WA. Mungkin karena orang ingin tetap jaga jarak, namun juga ingin mendapatkan buku yang diharapkan," terangnya.

Dari segala jenis buku, buku tentang anak, religi, komputer, dan bisnis mengalami lonjakan penjualan. Ismedi beranggapan karena banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan, sehingga lebih memilih membuka bisnis online. "Kami juga ada diskon 40 persen untuk buku-buku terbitan Gramedia. Banyak pilihannya," tutur dia.

Diakuinya, selama pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Kota Semarang beberapa hari lalu, toko Gramedia juga mengalami dampak signifikan. Karena sejumlah ruas jalan ditutup, orang-orang dianjurkan untuk di rumah, sekolah dan perkantoran tutup alias bekerja dari rumah.

Namun seiring pemberlakuan New Normal atau adaptasi terhadap kebiasaan baru, penjualan buku di Toko Buku Gramedia pelan-pelan mulai pulih secara bertahap. Meski belum seperti dulu ketika 2019. Penjualan buku pada bulan Januari hingga Maret 2020 masih tinggi, seperti biasa. Namun begitu memasuki bulan April 2020, penjualan menurun drastis hingga 70 persen.

"Itu karena jam operasional kami kurangi hanya sampai pukul 17.00 WIB. Terlebih saat itu di hari Sabtu dan Minggu, toko kami tutup. Ditambah, masyarakat diminta untuk mengurangi aktivitasnya di luar rumah," tuturnya.

Mulai 1 Juli 2020, toko buku Gramedia mulai memperpanjang jam operasional untuk menyambut kondisi new normal. Itupun toko hanya dibuka hingga pukul 20.00 WIB. Memasuki bulan Agustus 2020, toko buku Gramedia kembali memperpanjang jam operasional menjadi pukul 21.00 WIB. Tentu hal itu dibarengi dengan langkah pencegahan penularan Covid-19, yang sudah diatur oleh pemerintah.

"Kami bersyukur pemerintah sudah memberikan kelonggaran jam operasional. Namun, kami tentu akan tetap terus mematuhi protokol kesehatan selama berbelanja di toko buku Gramedia. Sebelum masuk pengunjung wajib cuci tangan, menggunakan masker, dan mengukur suhu tubuh. Kemudian dari pihak kami juga membatasi kunjungan, supaya di dalam toko tidak terlalu ramai dan tetap bisa menerapkan jaga jarak," bebernya. (tim)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved