Berita Viral
Heboh Ormas di Garut Ubah Lambang Negara dan Cetak Uang Sendiri, Simak Fakta Lengkapnya
Kepala Kesbangpolinmas Garut Wahyudidjaya mengatakan, ormas ini awalnya ingin mendaftarkan organisasinya ke Kesbangpolinmas Garut
2. Ubah lambang negara dan cetak uang sendiri
Ilustrasi uang(KOMPAS.com/NURWAHIDAH)
Dalam berkas yang diajukan ormas tersebut, sambung Wahyu, lambang negara burung garuda telah diubah.
Kepala burung garuda dibuat menegok ke depan dan bagian kepalanya dipasangi mahkota.
Kemudian, tulisan Bhineka Tunggal Ika ditambahi tulisan "Soenata Logawa".
Tak hanya itu, ormas ini juga diduga telah menerbitkan uang yang digunakan sebagai alat transaksi sesama anggotanya.
Uang itu terdiri dari pecahan 20.000,10.000, 5.000 hingga 1.000.
"Pakai foto ketua Paguyuban Tunggal Rahayu, tapi kalau lihat desain, ini gambar Soekarno sebetulnya, tapi mukanya diedit jadi foto yang bersangkutan" ujarnya.
3. Hampir sama dengan Sunda Empire
Kata Wahyu, ormas ini mirip dengan organisasi Sunda Empire.
Mereka mengiming-imingi anggotanya dengan sesuatu.
“Selintas ini platformnya hampir sama dengan Sunda Empire, menjanjikan sesuatu kepada anggota, termasuk anggota yang punya utang akan dilunasi oleh ketuanya,” ujarnya.
4. Berpusat di Garut
Kata Wahyu, keberadaan paguyuban ini berpusat di Garut.
Tapi, sempat juga terdeteksi di beberapa Kabupaten Majalengka, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Bandung, dan Kota Tasikmalaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kepala-kantor-kesbangpolinmas-kabupaten-garut-wahyuelasa-07092020.jpg)