Breaking News:

Pilkada Klaten 2020

KPU Klaten Tunggu Hasil Pemeriksaan Muhammad Fajri

Jika hasil tes negatif akan dilanjutkan pemeriksaan kesehatan 14 September 2020.

IST
Setelah selesai melakukan proses pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten, bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Klaten One Krisnata dan Muhammad Fajri (ORI) dijadwalkan menjalani tahapan selanjutnya, yakni pemeriksaan kesehatan. 

TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Dua dari tiga bakal pasang calon (bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Klaten Sri Mulyani-Yoga Hardaya (MULYO) dan Arif Budiyono-Harjanta (ABY-HJT) telah selesai melaksanakan tahapan pemeriksaan kesehatan, Rabu (9/9/2020).

Pemeriksaan kesehatan bagi kedua bapaslon MULYO dan ABY-HJT tersebut dilakukan sejak Senin (7/9/2020 ) hingga Rabu (9/9/2020) di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Soeradji Tirtonegoro, yang berada di Desa Tegalyoso, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten.

Sementara untuk satu bapaslon lainnya yakni, One Krisnata-Muhammad Fajri (ORI) masih mengalami penundaan jadwal pemeriksaan kesehatan karena Muhammad Fajri yang merupakan calon Wakil Bupati masih positif Covid-19.

"Untuk yang satunya (bapaslon One-Fajri) masih ditunda karena Pak Fajri masih positif Covid-19," ujar Komisioner KPU Klaten, Samsul Huda, Rabu (9/9/2020).

Namun ia membeberkan jik Rabu (9/9/2020), Muhammad Fajri sudah menjalani swab tes terbaru dan hasilnya dijadwalkan keluar pada Kamis (10/9/2020).

"Tapi hari ini saya dapat informasi jika Pak Muhammad Fajri sudah menjalani swab tes dan besok pagi hasilnya keluar," ungkap Koordinator Divisi (Kordiv) Bidang Teknis Penyelenggaraan KPU Klaten ini.

Lanjut Samsul Huda, seandainya hasil swab tes dari politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu dinyatakan negatif, maka pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, Klaten untuk mengagendakan jadwal pemeriksaan kesehatan bapaslon tersebut.

Paling cepat, lanjut Samsul Huda, bapaslon yang diusung koalisi Partai Demokrat, PKS dan Gerindra tersebut bakal bisa menjalani pemeriksaan kesehatan pada Senin (14/9/2020) berbarengan dengan bapaslon Pilkada dari Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Kebumen.

"Besok pagi saya minta hasil tes swabnya itu diserahkan ke kami. Jika hasilnya negatif nanti kami langsung berkirim surat kerumah sakit bahwa bapaslon ini sudah bisa dilakukan pemeriksaan kesehatan," jelasnya.

"Nanti akan dijadwalkan dari rumah sakit. Mudahan-mudahan hasilnya bisa negatif dan jadwalnya bisa barengan dengan bapaslon pilkada dari Wonosobo dan Kebumen pada Senin depan tanggal 14 September," tambahnya.

Namun, jika hasil swab tes masih positif, dijelaskan Samsul Huda, pihak bapaslon One-Fajri harus menunggu hingga hasil swab tes dari Muhammad Fajri dinyatakan negatif.

"Kalau hasilnya masih positif, otomatis kita masih harus menunggu sampai negatif. Karena kemarin sesuai surat yang sudah kita keluarkan, yang positif harus ditunda dulu," urainya. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved