Breaking News:

Berita Kudus

Plt Bupati HM Hartopo Minta Rumah Sakit di Kudus Punya Tim Pemu‎lasaraan Jenazah

Sedikitnya 60 warga masyarakat desa dan perwakilan rumah sakit mengikuti pelatihan pemulasaraan jenazah di aula BPBD Kabupaten Kudus

TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Plt Bupati Kudus, HM Hartopo membuka pelatihan pemulasaraan di Aula BPBD Kabupaten Kudus, Kamis (10/9/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sedikitnya 60 warga masyarakat desa dan perwakilan rumah sakit mengikuti pelatihan pemulasaraan jenazah di aula BPBD Kabupaten Kudus, Kamis (10/9/2020).

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo menyampaikan setiap rumah sakit harus memiliki tim pemulasaraan.

Terutama tujuh rumah sakit yang menjadi rujukan dalam penanganan kasus Covid-19 yang kini trennya masih meningkat.

"Setiap rumah sakit harus ada tim pemulasaraan. Bahkan setiap desa pun harusnya ada," jelasnya.

Menurut Hartopo, tim pemulasaraan harus bisa bersinergi dalam penanganan pemulasaraan pasien yang meninggal.

Sehingga seluruh jenazah yang akan dimakamkan sebelumnya telah memenuhi syariat Islam.

"Maka kami melakukan pelatihan ini, yang diikuti dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Kementerian Agama Kabupaten Kudus, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Dinas Kesehatan," ujarnya.

‎Selain itu, dia juga meminta warga masyarakat ikut terlibat dalam penyelesaian pandemi dengan selalu memakai masker.

Pasca dibuatnya Peraturan Bupati (Perbup) nomor 41 tahun 2020 yang mengatur protokol kesehatan dan sanksi bagi yang tidak menggunakan masker.

Pihaknya menilai  kurang efektif sehingga rencananya akan memberikan tambahan sanksi sosial memasukkan pelaku ke dalam ruang jenazah.

Halaman
12
Penulis: raka f pujangga
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved