Breaking News:

Airportcorner: PSBB Total Buat Lion Air Khawatir akan Turunkan Penumpang

Maskapai Lion Air Group khawatir akan kembali mengalami penurunan penumpang pesawat secara signifikan.

Tribun Jateng/ Rival Almanaf
Lion Air 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Maskapai Lion Air Group khawatir akan kembali mengalami penurunan penumpang pesawat secara signifikan akibat dampak diberlakukannya kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total di Wilayah Provinsi DKI Jakarta mulai Senin (14/9). PSBB total yang kedua kalinya ini akan diberlakukan hingga dua pekan ke depan.

Pemberlakukan PSBB Total itu dilakukan oleh menyusul angka penularan dan kematian Covid19 yang semakin tidak terkendali di Jakarta. Dengan berlakunya ini maka semua kegiatan PSBB transisi adaptasi kegiatan baru akan kembali sama pada masa PSBB total.

Corporate Communication Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan berkaca pada PSBB total pertama, pihaknya mengalami penurunan jumlah penumpang mencapai 60 persen dibanding masa sebelum pandemi.

Pada masa sebelum pandemi jumlah penerbangannya mencapai 1600 penerbangan tiap harinya. Namun pada saat PSBB total pertama jumlah penerbangan yang beroperasi tak lebih dari 40 persen saja.

"Timbul rasa khawatir. Saat ini melakukan monitoring terhadap trend penumpang pesawat apakah ada penurunan atau tidak akibat ini (PSBB Total), kami berharap tidak sampai ada dampak yang siginifikan akibat PSBB Total ini," ujarnya.

Pihaknya pun terus memantau pergerakan penumpang pesawat maskapainya sehingga dilakukan kalkulasi akibat dampak PSBB Total tahap 2 ini. Dengan begitu pihaknya bisa melakukan langkah yang tepat dalam menghadapi PSBB total ini.

"Kami pun juga terus meningkatkan koordinasi dengan pihak lain. Terutama dalam hal operasional. Karena operasional ada dua yakni operasional dalam kantor dan operasional dalam penerbangan, hal itu yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan dalam menghadapi PSBB total," jelasnya

Sementara itu, Manajer Operasi dan Pelayanan Bandara PT Angkasa Pura 1 Bandara Ahmad Yani Semarang, Agus Sina mengatakan hingga saat ini belum ada dampak yang nampak akibat pengumuman PSBB oleh Pemprov DKI Jakarta di Pernerbangan Bandara Ahmad Yani Semarang. Menurutnya hingga saat ini jumlah penumpang di Bandara berkisar 2500-3000 penumpang tiap harinya.

"Bisa diprediksi rencana itu (PSBB) berdampak pada pernerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang, karena pangsa pasar penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang sebagian besar ke Jakarta, " pungkasnya. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved