Breaking News:

Balai Karantina Pertanian Semarang Bina 2 Balai Penyuluhan Pertanian Konstratani

Balai Karantina Pertanian Semarang membina dua BPP untuk menjadi BPP Model Komando Strategis Petani (Konstratani).

Istimewa
Pembukaan acara penanaman padi bersama di Kecamatan Banyubiru Minggu (13/9) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Balai Karantina Pertanian Semarang membina dua Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) untuk menjadi BPP Model Komando Strategis Petani (Konstratani).

Dua BPP yang dibina yakni BPP Banyubiru Kabupaten Semarang dan BPP Weleri Kabupaten Kendal.

Kepala Balai Karantina Pertanian Semarang, Parlin Robert Sitanggang mengatakan Konstratani merupakan program dari Kementerian Pertanian yang bertujuan untuk melakukan pergerakan pembaharuan pembangunan pertanian nasional berbasis Teknologi Informasi.

Pembinaan Konstratani pada dua BPP Itu diharapkan dapat menjadi pusat data dan informasi, pusat pembelajaran, pusat agribisnis, pusat bangun kemitraan sehingga pertanian dapat tumbuh dengan maksimal. Selain itu kegiatan dari BPP ini akan langsung terpantau oleh Kementerian Pertanian.

"Pembangunan Pertanian Tanaman Pangan mempunyai peranan penting dalam rangka mewujudkan stabilitas Nasional, sehingga kegiatan pertanian seharusnya dilanjutkan secara berkesinambungan," ujarnya, Senin (14/9).

Ia mengatakan bahwa adanya BPP ini tidak bidak bisa bekerja sendirian. Pasalnya untuk mengembangkan sektor pertanian diperlukan kerjasama dengan instansi lainnya agar dapat meningkatkan potensi dan hasil pertanian di tiap daerah.

"Sebagai lokasi pertanian di Banyubiru cukup strategis. Selain itu luas lahan pertanian basah (sawah) ada sekitar 1.224 hektar, sedangkan luas kering yang bisa digunakan pertanian ada 2.215 Hektar, jika digunakan potensi sumber daya ini dikelola dengan baik ditambah dengan masukan teknologi budidaya, maka target pemerintah untuk terus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai," pungkasnya. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved