Breaking News:

Berita Jateng

Dirjen Pendidikan Vokasi Apresiasi MoU Antara Pemprov Jateng dan KIK

Pemprov Jateng jalin kerjasa sama dengan Kawasan Industri Kendal (KIK). MoU itu dibuat sebagai implementasi program Kemendikbud terkait link and matc

TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Dirjen Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto, saat mengisi materi vokasi dalam webinar yang digelar Polimarin Semarang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemprov Jateng jalin kerjasa sama dengan Kawasan Industri Kendal (KIK).

MoU itu dibuat sebagai implementasi program Kemendikbud terkait link and match SMK dengan dunia industri.

Kerjasama itu juga menjadi satu di antara solusi untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran.

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, 1 Keluarga Tewas Kecelakaan Avanza Vs Motor, Sopir Hilang Kendali

Satu per Satu Sopir-sopir Mobil Mewah di AS Ditembak Mati, Polisi Masih Menyelidiki Misteri Ini

China Sulit Berkelit Lagi Soal Asal Corona dari Laboratorium Wuhan, Mantan Ilmuwannya Beberkan Ini

Biodata Anthony Xie Suami Baru Audi Marissa

Adanya link and match atau perkawaianan SMK dan industri, ditanggapi Dirjen Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto secara positif.

"Kami sangat mengapresiasi program tersebut.

MoU yang dilakukan juga berkontribusi dalam implementasi tuntas kebijakan dan gerakan link and match dunia pendidikan dan dunia industri serta dunia kerja," paparnya, Senin (14/9/2020).

Turut disinggungnya, sistem Ijon yang diterapkan dalam MoU Pemprov Jateng dan KIK, mendukung konsep link and match dari Kemendikbud.

"Sistem tersebut merupakan perwujudan konsep cerdas dan taktis yang merangkum minimal 4 strategi dasar link and match.

Sistem tersebut sangat selaras dengan beberapa strategi dasar link and match, yang dilakukan bersama oleh satuan pendidikan vokasi dengan dunia industri dan kerja," ujarnya.

Dilanjutkannya, beberapa hal yang harus dipenihi untuk meningkatkan link and match, seperti sinkronisasi kurikulum, dengan menghadirkan guru atau dosen tamu dari kalangan industri minimal 50 jam setiap semester.

"Swlain itu program magang minimal 1 semester, serta uji kompetens bagi seluruh lulusan vokasi, baik guru dan dosen wajib dilakukan untuk mengembangkan program kerjasana dunia pendidikan dan industri," katanya.

Wikan menambahkan, sinergi seluruh pihak dan stakeholder sangat dibutuhkan untuk mempercepat dampak positif dan signifikan dalam MoU dunia pendidikan dan industri.

"Lulusan berkopenten sangat dikebutuhan di dunia industri, karena mereka akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bangsa.

Link and match juga akan menguntungkan seluruh pihak, khususnya pihak industri, serta masa depan dan karir lulusan di dunia kerja," tambahnya. (bud)

KPU Demak Tunggu Penggantian Bakal Paslon hingga 16 September 2020

5 Anggota DPRD Banyumas yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Prakiraan Cuaca di Tegal Raya Senin 14 September 2020, Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Tegal Raya Senin 14 September 2020, Cerah Berawan Sepanjang Hari

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved