Berita Viral
Sempat Viral, Inilah 7 Pesepeda yang Masuk Tol Jagorawi, Mengaku Tak Sadar Masuk Jalan Tol
Kepolisian RI mengungkap identitas 7 pesepeda yang masuk ke jalan tol Jagorawi yang sempat viral di media sosial.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kepolisian RI mengungkap identitas 7 pesepeda yang masuk ke jalan tol Jagorawi yang sempat viral di media sosial.
Para pesepeda ini menyadari bahwa perbuatannya adalah salah rumahnya didatangi oleh polisi.
Ketujuh orang tersebut adalah SO, WT, MY, UM, AS, AF, dan NS.
• Aktor Ade Firman Hakim Meninggal Sebeum Saksikan Pemutaran Film Terbarunya
• Istri Dibooking Pria Lain Diantar Suami, Usai Berhubungan Badan Ditemukan Tewas di Kamar Hotel
• Awalnya Sembunyikan Kunci, Selanjutnya Pria Ini Bawa Kabur Motor Sahabatnya
• Artis Korea Oh In Hye Meninggal Setelah Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Rumah
Seluruh pesepeda itu adalah warga kota Bekasi, Jawa Barat yang mengikuti kegiatan susur perkampungan di dekat jalan tol Jagorawi.
"Menurut pengakuan bapak SO mereka masuk tol karena ketidak tahuan itu adalah jalan tol, lengah dan kurang fokus akibat kelelahan mengejar ketinggalan dengan rombongan lain sehingga tidak melihat adanya rambu sepeda dilarang masuk," kata Kepala Induk PJR Tol Jagorawi Kompol Fitrisia Kamila saat dihubungi, Selasa (15/9/2020).
Fitrisia mengatakan pelaku diketahui masuk jalan tol Jagorawi KM 46 menuju rest area KM 45.
Kepada kepolisian, mereka mengakui kesalahannya dan tidak akan mengulangi kejadian tersebut.
"Menyadari kesalahan serta mengakui kesalahan dan berjanji untuk tidak mengulangi," jelasnya.
Lebih lanjut, dia menambahkan seluruh pelaku juga akan menerima segala konsekuensi atas perbuatannya tersebut.
Sebaliknya, pelaku juga berjanji akan kooperatif apabila dimintai keterangan.
"Pelaku mengaku akan menerima konsekuesi hukum atas segala kesalahan yang telah terjadi dan berkomitmen untuk selalu kooperatif dalam memberi keterangan kepada petugas," pungkasnya.
Kronologi
Kepala Induk PJR Tol Jagorawi Kompol Fitrisia Kamila membeber kronologi rombongan pesepeda bisa masuk jalan tol Jagorawi hari Minggu (13/9/2020) lalu dan videonya viral di platform media sosial.
Fitrisia mengatakan, pihaknya telah mengantongi identitas rombongan pesepeda nekat tersebut.
Polisi juga sudah mendatangi kediaman pelaku peserta gowes berrombongan yang sempat menyeberang ruas tol Jagorawi dan melaju dari arah berlawanan tersebut untuk dimintai keterangan.
"Kami sudah mendatangi salah satu timnya tapi dia tidak ikut ke tol. Dia ikut di jalan arterinya, jalan perkampungan. Nah sekarang kami bersama saksi pertama akan menuju ke rumah saksi berikutnya yang itu dia masuk tol. Jadi kami agak jauh nih dari pamulang ke bekasi," kata Fitrisia kepada wartawan, Senin (14/9/2020).
Dia mengatakan rombongan pesepeda itu bukan berasal dari komunitas pesepeda. Mereka semua hanya saling mengenal sebagai teman.
"Ini bukan komunitas hanya teman ke teman. Jadi dia bukan komunitas, hanya kenalan aja. Jadi dia bukan komunitas sepeda, tapi yang ini ngajak ini, terus yang ini ngajak ini kaya gitu loh," jelasnya.
Hingga saat ini, Fitrisia mengatakan pihaknya masih belum bisa memastikan jumlah peserta pesepeda yang mengikuti susur perkampungan jalan tol Jagorawi tersebut.
"Nah ini, kita mau tanya ke yang ngajak itu, yang ngajak pertama kali ke tol kita mau konfirmasi dan rumahnya ada di Bekasi. Kalau sekarang saya masih belum bisa kasih informasi karena belum ketemu sama orangnya sekaligus sama yang masuk tol kemarin," pungkasnya.
Kepolisian RI menjelaskan kronologi rombongan pesepeda yang memasuki Jalan Tol Jagorawi tepatnya Km 46+500 (Polingga) yang viral di media sosial. Kejadian itu terjadi pada Minggu (14/9) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kepala Induk PJR Tol Jagorawi Kompol Fitrisia Kamila mengatakan rombongan pesepeda itu sebelumnya terlihat saat tengah menyusuri perkampungan di sebelah rest area KM 45 Jalan Tol Jagorawi sekitar pukul 08.45 WIB.
"Kami sudah mengumpulkan bukti dan saksi diperoleh keterangan sebagai berikut. Pada pukul 8.45 keterangan dari sekuriti rest area 45 pesepeda memulai kegiatannya dengan menyusuri jalan perkampungan di sebelah rest area KM 45," kata Fitrisia dalam rekaman video yang diterima Tribunnews, Senin (14/9/2020).
Saat itu, Fitrisia mengatakan pesepeda diduga memasuki jalan tol bukan melalui gerbang tol. Namun melalui Jalan Raya Suka Bumi yang tak terdapat gerbang tol.
"Kemudian untuk baliknya, pesepeda diduga masuk dari Jalan Raya Suka Bumi Underpass yang menuju tol Jagorawi dimana jalan tersebut tidak ada gerbang tol. Di KM 46 pesepeda menyebrang dan berkendara melawan arus," jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga mendapatkan rekaman CCTV yang menunjukkan rombongan pesepeda itu berhenti di rest area KM 45 sekitar pukul 11.41 WIB untuk beristirahat. Sepedanya pun diangkut ke mobil pick up berwarna putih.
"Informasi tambahan kami dapat dari CCTV Indomaret rest area KM 45 bahwa pukul 11.41 para pesepeda datang dan beristirahat di depan Indomaret tersebut tidak berapa lama pesepeda menaikkan kendaraannya ke pick up berwarna putih," tandasnya.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Terungkap Identitas 7 Pesepeda Masuk Jalan Tol Jagorawi, Mengaku Salah Karena Tak Lihat Rambu