Berita Semarang
Tim Desa Binaan Undip Berikan Updating Kalender Rob 2020 ke Warga Pesisir Semarang
Bagi masyarakat yang berada di pesisir pantai, khususnya masyarakat yang selama ini dilanda banjir air pasang laut atau rob penting untuk mengetahui p
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bagi masyarakat yang berada di pesisir pantai, khususnya masyarakat yang selama ini dilanda banjir air pasang laut atau rob penting untuk mengetahui prediksi akan terjadinya rob.
Secara umum, banjir rob dapat diketahui melalui penanggalan yang bisa dilihat melalui kalender.
Hal itu yang mendorong Tim Pengabdian Masyarakat Iptek Desa Binaan Undip (IDBU), Departemen Oseanografi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan FPIK Universitas Diponegoro (Undip) memberikan updating data Kalender Rob 2020 di daerah pesisir Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas, Semarang pada Sabtu (19/9/2020) lalu.
• Viral Ganjar Marah di Kantin DPRD Jateng karena Ada Kerumunan, Bambang Krebo: Saya Bisa Pahami
• Dini Hari Dapat Kiriman Pulsa, Alvin Lie Heran Baca Pesannya: Saya Bukan Guru atau Dosen!
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Dokter Handry Meninggal Karena Corona, Jadi Kasus Pertama di Solo
• Jadwal MotoGP 2020 Seri Catalunya Spanyol, Peluang Rossi Juara Dunia Masih Terbuka
Updating tersebut diberikan kepada warga, tokoh masyarakat, dan ketua kolompok masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan berupa sosialisasi penggunaan dan update data Kalender Rob Tahun 2020 ini merupakan lanjutan dari kerjasama antara Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) dengan Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Oseanografi Undip yang terlaksana melalui Program Iptek IDBU selama tahun 2018-2020.
Menurut ketua Tim IDBU Undip, Prof Denny Nugroho Sugianto, kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang tangguh terhadap bencana pesisir di Kelurahan Tanjungmas, Kota Semarang.
Hal itu akibat adanya banjir pasang atau rob yang setiap saat datang dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.
Dia menuturkan, kalender rob ini sangat bermanfaat bagi masyarakat saat ini.
Masyarakat dapat dengan mudah bisa memprediksikan kapan terjadinya rob, seberapa tinggi genangan air rob, berapa lama durasi rob berlangsung, serta bagaimana kondisi level air genangan rob.
"Sehingga bisa dilakukan upaya antisipasi oleh warga itu sendiri dengan mempersiapkan, misalnya memindahkan barang-barang atau menyelamatkan sebagian perabot rumah tangganya agar tidak tergenang oleh air rob yang tiba-tiba datang.
Manfaat lain yang dirasakan warga adalah ketika akan mempunyai acara-acara sosial, keagamaan, bahkan acara resepsi pernikahan," ucapnya kepada Tribun Jateng, Selasa (22/9/2020) pagi.
Menurutnya, warga dapat melihat kalender rob untuk menentukan waktu yang tepat sehingga tidak bersamaan dengan terjadinya rob.
Selain itu bermanfaat juga sebagai informasi untuk mitigasi jangka pendek, menengah, maupun panjang untuk pemerintah, stakeholder, dan masyarakat terkait dengan kejadian rob yang terjadi di wilayah pesisir.
"Hal ini juga sebagai salah satu wujud Undip dalam rangka implementasi agenda pemerintah, yaitu tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dengan tujuan goals SDGs 13 (climate action) dan 17 (partnerships for the goals), yaitu menguatkan ukuran implementasi dan merevitalisasi kemitraan global untuk pembangunan yang berkelanjutan," jelasnya.
Sebagai informasi, SDGs merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia. Hal itu guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan, dan melindungi lingkungan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ketua-kegiatan-pengabdian-masyarakat-idbu-undip-prof-denny-nugroho-sugianto.jpg)