Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Audy Ojol Kena Orderan Fiktif Banjir Perhatian, Sempat Menangis Selepas Bertemu Hendi

Kisah Audy Hamdani (60) seorang ojek online di Semarang yang tertipu dan terkena hipnotis sempat viral.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: sujarwo

Tangkapan layar dari akun Instagram Hendi Petahana Wali Kota Semarang saat bertemu Audy Hamdani (60) ojol viral lantaran kena tipu dan hiptonis hingga merugi ratusan ribu kantornya di Jalan Pandaran Kota Semarang, Senin (28/9/2020) sore.
Tangkapan layar dari akun Instagram Hendi Petahana Wali Kota Semarang saat bertemu Audy Hamdani (60) ojol viral lantaran kena tipu dan hiptonis hingga merugi ratusan ribu kantornya di Jalan Pandaran Kota Semarang, Senin (28/9/2020) sore. (Istimewa.)

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kisah Audy Hamdani (60) seorang ojek online di Semarang yang tertipu dan terkena hipnotis sempat viral sehingga memantik banyak pihak untuk membantunya.

Satu di antara para donatur yang membantu Audy yakni petahana Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi atau akrab disapa Hendi.

Audy bertemu Hendi di sebuah tempat di Jalan Pandanaran Semarang pada Senin (28/9/2020) sore. Selepas pertemuan itu, Audy mengaku sempat menangis.

"Ya sempat menangis saat sampai di Tlogosari sini, bingung dan terharu," katanya saat ditemui Tribunjateng.com di tempat ia biasa mangkal di sekitar apotek K24 Jalan Tlogosari Raya Tlogosari Kulon Kota Semarang, Selasa (29/9/2020) sore.

Ia tidak menyangka, seorang ojol seperti dirinya dapat bertemu dengan orang nomor satu di Kota Semarang. Sebelumnya ia sempat ragu apakah betul akan bertemu dengan Hendi. Pasalnya ketika saat ditelpon staf dari Hendi ia sempat tidak percaya.

Mulanya ia ditelpon staf Hendi pada Minggu (27/9/2020) malam. Namun berhubung ia sedang mendapat orderan food ia tidak menanggapinya serius.

"Ya maju mundur, ragu hati saya, ini apa betul yang telpon bener staf pak Hendi, namun setelah di ajak bertemu di Jalan Pandanaran."

"Saya disambut ramah oleh stafnya baru saya percaya," bebernya.

Audy sempat gugup ketika hendak bertemu dengan Hendi. Saking gugupnya ketika ditawari makan ia menolak. Padahal seharian itu ia belum makan.

Selama kurang lebih 30 menit menunggu, Audy akhirnya bertemu Hendi. "Beliau ramah, lalu menanyakan apa yang sebenarnya terjadi dengan saya, semua saya jelaskan," tuturnya.

Pertemuan itu memang singkat, kata Audy, lantaran hanya berlangsung sekira 5 menit. Namun baginya itu sudah cukup untuk mengungkapkan musibah yang terjadi terhadap dirinya.

Bahkan, Hendi sempat memberikan pesan kepadanya untuk lebih berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang. Hendi juga mendoakan dirinya agar tetap sehat dan terus menyemangatinya untuk bekerja.

"Saya jawab siap Pak," katanya.

Dari pertemuan itu, Audy mengaku mendapat bantuan dari Hendi. Ia bersyukur di tengah musibah orang nomor satu di Kota Semarang masih peduli terhadap dirinya yang merupakan warga biasa.

Tidak hanya itu, ia juga berterima kasih kepada pihak-pihak lain yang telah membantunya baik secara materi maupun dukungan moril.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved